Connect with us
Zombieland Double Tap
Sony Pictures

Film

Zombieland Double Tap Review: Nostalgia di Zombieland yang Tak Banyak Berubah

Menghibur tapi tidak lebih dari itu.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Zombieland Double Tap merupakan sekuel dari Zombieland (2009) yang masih disutradarai oleh Ruben Fleischer. Masih dibintangi oleh sederet original cast; Jesse Eisenberg, Woody Harrelson, Emma Stone, dan Abigail Breslin. Rilis pada 19 Oktober 2019 lalu, kita sudah bisa menonton film ini di Netflix.

Masih mengisahkan petualangan Columbus dan kawan-kawan yang berhasil bertahan hidup selama 10 tahun di dunia post-apocalypse akibat serangan zombie. Kali ini mereka harus menghadapi permasalahan yang melibatkan hati dan perasaan dan pastinya, ancaman dari serangan zombie yang tak ada hentinya.

Zombieland Doubel Tap

Memiliki Template yang Sama Dengan Zombieland Pertama

Bagi penggemar berat film Zombieland, kita akan menyadari template film yang sama dipertahankan pada sekuel ini. Mulai dari opening, plot, narasi oleh Columbus, hingga berbagai adegan action melawan zombie yang semakin badass. Begitu juga para karakter favorit kita; Columbus, Tallahassee, Wichita, dan Little Rock yang masih memiliki karakter yang sama meski telah bersama-sama selama 10 tahun.

Memang unsur ini membuat rindu kita pada setiap karakter cukup terobati, namun tidak menunjukan pengembangan karakter yang realistis setelah bertahun-tahun bersama. Columbus dan Wichita terlihat seperti pasangan yang baru menjalin hubungan selama beberapa bulan dan takut dengan komitmen. Begitu pula chemistry antara setiap karakter dalam kelompok yang sudah membentuk diri sebagai “keluarga”, ikatan mereka tidak menunjukan perkembangan, masih nampak seperti 10 tahun yang lalu.

Zombieland Double Tap

Sony Pictures

Meski memiliki permasalahan dan objektif yang berbeda, namun plot dan humor yang disajikan nyaris serupa dengan versi lamanya. Tampilan CGI apa adanya juga masih diadaptasi dalam produksi Zombieland Double Tap. Meski masih bisa ditoleransi karena genrenya sebagai film komedi.

Setiap poin yang telah dipaparkan tersebut menuju kesimpulan bahwa film ini memiliki materi lama yang masih diadaptasi di film yang rilis pada tahun 2019. Sebetulnya hal ini bisa menjadi hal yang baik maupun buruk dari film ini, tergantung oleh perspektif dan ekspektasi penontonnya.

Hal Baru yang Tidak Ditampilkan Dengan Porsi Tanggung

Ada beberapa hal baru yang disematkan dalam Zombieland Double Tap. Yang pertama adalah munculnya karakter baru yang menciptakan cinta segitiga konyol antara Wichita, Columbus, dan Madison (Zoey Deutch). Hingga munculnya “doppelganger” duo Columbus dan Tallahassee yaitu Albuquerque dan Flagstaff yang hanya lucu sesaat saja.

Ada pula beberapa karakter baru lainnya yang hanya menjadi “pemanis” tanpa memberikan pengaruh terlalu banyak dalam cerita. Nilai positifnya hanya setiap cast baru tetap berhasil mengeksekusi karakter masing-masing.

Salah satu highlight yang awalnya tampak menjanjikan dalam film ini adalah munculnya berbagai jenis zombie yang telah berevolusi. Hingga kemunculan zombie dengan jenis mutasi terbaru yang semakin susah dibunuh. Namun, hal tersebut tidak dieksplorasi terlalu dalam dan hanya berlalu begitu saja. Adegan action yang disematkan juga terasa seperti asal ditampilkan untuk memberikan unsur laga saja.

Menghibur Namun Overwhelming

Zombieland Double Tap merupakan film yang menghibur, hal itu tidak bisa dipungkiri. Dijamin penonton tidak akan bosan dan tahan menonton hingga akhir cerita. Namun, selain dari menghibur, film ini tidak lebih dari itu.

Jika Zombieland pertama memberikan porsi karakter dan cerita yang cukup dan fokus, sementara sekuelnya memberikan lebih dari yang kita harapkan dalam kapasitas yang tidak “menyehatkan”.

Terlalu banyak gimmick dan objektif yang tidak semuanya terpenuhi dengan sempurna. Secara keseluruhan, nonton Zombieland Double Tap terasa seperti berpetualangan di taman hiburan. Setiap unsur dan babak dalam film ini terasa seperti serpihan yang tidak menyatu dengan solid sebagai sebuah film.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect