Connect with us
Whiplash Review
Sony Pictures Classics

Film

Whiplash Review: Hubungan Mentor-Murid dalam Dunia Musik

Film drama penuh lika-liku dengan iringan musik yang berkelas.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Banyak sekali hubungan yang hadir pada kehidupan manusia. Salah satunya adalah hubungan mentor-murid yang umumnya hadir pada ragam institusi pendidikan. Dalam rangkaian prosesnya, hubungan tersebutlah yang dapat membentuk seseorang menjadi yang ia mau. Inilah visi yang sepertinya diinginkan Damien Chazelle kala menyutradarai Whiplash.

Whiplash merupakan film thriller drama bertemakan musik yang dibintangi oleh Miles Teller dan J.K. Simmons. Film ini berkisah tentang Andrew Neiman (Teller), seorang freshman di sekolah musik Shaffer Conservatory yang ingin sekali menjadi drummer. Suatu ketika, ia bertemu dengan Terence Fletcher (Simmons), seorang konduktor dan pemimpin salah satu band di sekolah tersebut. Pertemuan mereka perlahan menimbulkan intrik yang akan mempengaruhi hidup keduanya, terutama Andrew.

Main emphasis dari Whiplash sesungguhnya berada pada kehidupan Andrew, yang sangat berambisi dalam menjadi drummer ternama seperti Buddy Rich dan Charlie Parker, bahkan rela mengabaikan hubungannya dengan manusia lain demi memenuhi ambisinya tersebut. Di sepanjang film, suguhan kehidupan dari freshman ini memang tampak bland namun menarik untuk disimak, terutama bila ia sudah berkutat dengan drum set.

Di samping itu, tentu hubungan mentor-murid antara Andrew dan Terence di sini yang juga diposisikan sebagai highlight. Berkaca dari hubungan Joe Jones dan Charlie Parker yang diselipkan pula dalam Whiplash ini, hubungan dua manusia tersebut juga menjadi refleksi bagaimana hubungan dua orang penuh ambisi bisa jadi sangat mengerikan.

whiplash

Sony Pictures Classics

Premis yang dibawa oleh Damien Chazelle tersebut rupanya berhasil berkat akting menawan dari duo Miles Teller dan J.K. Simmons. Keduanya mampu menampilkan dinamika dalam hubungan karakter yang mereka perankan, baik ketika sendiri maupun kala keduanya berada dalam satu frame. Walau di beberapa bagian nampak menggebu-gebu, peran keduanya mampu memberikan jiwa dalam film musical drama ini.

Sebagai film yang mengangkat tema musik, alunan scoring di dalamnya tentu tak luput dari perhatian. Deretan musik pengiring ala orchestra yang hadir dalam berbagai scene serasa mampu menghidupkan ragam momen. Belum lagi dengan kehadiran beberapa classical music seperti Whiplash dan Caravan yang ditampilkan secara penuh, sehingga menonton film ini seakan-akan membawa penonton dalam sensasi nyata dalam pertunjukan musik, terutama pada adegan yang berlatarkan di big stage.

Selain itu, aspek-aspek lain juga tak ditinggalkan begitu saja. Salah satunya pada sinematografi yang minim gerakan demi memperkuat berbagai momen, set design yang nampak real namun tak terlalu mentereng, sampai ke color tone yang cenderung calm, menjadikan Whiplash sangat enjoyable.

Whiplash pada dasarnya merupakan drama mengenai hubungan mentor-murid dan sebagai ajang pembuktian akting antara Teller-Simmons yang patut diperhitungan. Diiringi pula dengan aspek produksi berkelas, film arahan Damien Chazelle tersebut adalah pilihan tepat bagi para penikmat film bertema musik.

Click to comment

Love and Monsters Review Love and Monsters Review

Love and Monsters Review: Petualangan Joel Melawan Monster Demi Cinta

Film

Two Distant Strangers Two Distant Strangers

Two Distant Strangers Review

Film

Thunder Force Thunder Force

Thunder Force Review: Film Superhero dengan Cita Rasa Parodi

Film

Happy Old Year Happy Old Year

Happy Old Year: Tentang Minimalisme dan Kenangan yang Terbuang

Film

Advertisement
Cultura Live Session
Connect