Connect with us
Senigma
Umbrella Academy: Keluarga Superhero Disfungsional Pengganti Dominasi Marvel di Netflix
Via Screen Rant

TV

The Umbrella Academy: Keluarga Superhero Disfungsional Pengganti Dominasi Marvel di Netflix

The Umbrella Academy menjadi bukti bahwa Netflix dapat membuat serial original superhero mereka sendiri dan tidak hanya bergantung pada Marvel.

Sejak tahun 2008, Marvel telah mendominasi pasar terutama genre superhero melalui kesuksesan franchise Marvel Cinematic Universe. Tidak hanya sukses melalui film, Marvel juga melebarkan dominasinya dan memproduksi serial adaptasi superhero. Serial superhero Marvel tersebar dan dapat dinikmati penggemarnya di berbagai channel televisi maupun layanan streaming. Salah satu kesuksesan terbesar serial adaptasi superhero Marvel berasal dari peluncuran serial Daredevil pada tahun 2015 di Netflix. Sejak tahun 2015 hingga sekarang, tercatat ada 12 judul serial yang keluar dan dapat dinikmati para penggemarnya di Netflix.

Namun, tahun ini dominasi serial genre superhero Marvel di Netflix akan berakhir. Hal ini terjadi karena rencana Disney yang ingin membuka jasa streamingnya sendiri Disney+. Hilangnya serial superhero Marvel di Netflix tidak perlu membuat para pelanggan Netflix khawatir. The Umbrella Academy adalah sebuah serial superhero baru yang diberikan Netflix sebagai bukti kemampuannya memproduksi film superhero mereka sendiri.

The Umbrella Academy adalah adapatasi dari serial komik asal amerika karangan Gerard Way dan diilustrasikan oleh Gabriel Ba yang isu pertamanya pertama kali keluar di tahun 2008. Cerita serial ini dimulai pada kejadian misterius pada tahun 1989 dimana 43 perempuan secara mendadak mengandung dan melahirkan seorang anak. Kejadian misterius ini membuat seorang milyarder eksentrik, Sir Reginald Hargreeves, mencari dan mengadopsi anak-anak tersebut. Ketujuh anak yang ia adopsi ternyata memiliki kemampuan super sehingga Hargreeves membesarkan mereka sebagai sebuah kelompok superhero yang disebut The Umbrella Academy.

Cerita yang ditawarkan The Umbrella Academy terasa fresh jika dibandingkan dengan serial atau film superhero lainnya. Tema keluarga sebetulnya bukan tema baru di genre superhero dan pernah diangkat melalui film animasi milik Pixar, The Incredibles. Berbeda dengan The Incredibles, hubungan keluarga di Umbrella Academy terasa lebih kompleks mengingat mereka tidak memiliki ikatan darah. Apalagi cara didik Hagreeves cenderung sangat ekstrim dan lebih terfokus pada pengembangan kemampuan super mereka. Hagreeves bahkan tidak memberi nama dan hanya memanggil mereka dengan angka sebagai nama mereka. Hal ini membuat anak-anak yang dibesarkan di The Umbrella Academy tidak merasakan kasih sayang dari orang tua atau memiliki masa anak-anak yang normal. Cara ekstrim dari Hargreeves terbukti tidak berdampak baik jika melihat bubarnya Umbrella Academy serta pecahnya hubungan mereka ketika dewasa. Kompleksitas hubungan keluarga disfungsional ini menjadi daya tarik dan menjadi tema yang terus diangkat di serial ini.

Tema keluarga yang diangkat oleh The Umbrella Academy tidak akan berhasil tanpa cerita yang dapat memikat hati penonton. The Umbrella Academy menggunakan sebuah plot yang sebetulnya sudah umum dalam film superhero yaitu menyelamatkan dunia. Anak-anak didikan Hargreeves berusaha mencegah kiamat setelah salah satu karakternya terlempar ke masa depan dan melihat kondisi dunia yang sudah kiamat. Sekali lagi, plot cerita seperti ini sebetulnya sudah pernah diangkat sebelumnya. Formula ini pernah digunakan oleh franchise sukses seperti ‘Terminator’ maupun serial ‘Heroes’ yang juga bergenre superhero ketika pertama kali keluar di tahun 2006. Formula yang telah digunakan berulang kali ini tidak akan kembali berhasil jika Umbrella Academy tidak menawarkan hal baru dan original dalam penyampaian ceritanya. Untungnya dunia karangan Gerard Way ini kaya dengan misteri yang menjadi hook bagi penonton untuk mengikuti serial ini.

Salah satu kelebihan dari serial The Umbrella Academy adalah variasi karakter yang memiliki karakteristik uniknya masing-masing. Perbedaan karakter tujuh anak adopsi Hargreeves ini terkadang saling terbentur dan membuat konflik serta drama dalam serial ini. Number One atau Luther adalah anak yang paling setia kepada Hargreeves, ia memiliki kekuatan super dan lebih kuat daripada manusia umumnya. Number Two atau Diego adalah seorang pemberontak yang suka membuat masalah, ia merupakan seorang ahli pelempar pisau dan dapat membelokkan serta mengatur arah dari target pisaunya. Number Three atau Allison adalah seorang selebriti dengan kemampuan memanipulasi tindakan dan pikiran orang lain. Number Four atau Klaus adalah pecandu narkoba flamboyan yang dapat berkomunikasi dengan roh, ia menjadi media penghubung mereka dengan karakter Number Six yang sudah meninggal. Number Five, seorang pria yang terjebak dengan wujud anak-anak dengan pikiran orang dewasa, ia dapat melakukan teleportasi dan melompat melewati dimensi ruang dan waktu. Number Seven atau Vanya adalah satu-satunya anak adopsi Hargreeves yang tidak memiliki kemampuan dan diperlakukan secara berbeda karena hal tersebut. Benturan visi serta pemikiran ketujuh karakter ini menarik untuk diikuti dan membuat para penonton dapat lebih bersimpati dengan karakter-karakternya.

Secara teknis serial The Umbrella Academy diproduksi dengan serius dan matang sehingga menghasilkan sebuah serial dengan kualitas yang tidak bisa dianggap remeh. Pengambilan gambar atau cinematography di serial ini dilakukan secara tepat sehingga mendukung mood dan tone yang ingin disampaikan pada adegan-adegan di serial ini. Sebagai serial superhero, serial ini dipenuhi banyak adegan aksi yang dikoreografikan dengan sangat dinamis serta dilengkapi oleh visual effects keren yang melengkapi keseruan adegan yang ditampilkan. Setiap aktor yang memerankan karakter-karakter di Umbrella Academy juga memberikan peforma akting yang luar biasa. Masing-masing dari mereka terbukti sukses memperkenalkan dan menonjolkan identitas masing-masing. Ketika berada dalam satu adegan yang sama pun mereka dapat memperlihatkan dengan jelas jarak hubungan karakter mereka hanya melalui peforma akting.

Umbrella Academy: Keluarga Superhero Disfungsional Pengganti Dominasi Marvel di Netflix

Melalui season pertamanya ini Netflix memberikan 10 episode seru sebagai perkenalan serial baru ini. Dari sepuluh episode masih banyak misteri yang menggantung dan masih dirahasiakan. Misteri kejadian misterius yang menyebabkan kehamilan mendadak pada tahun 1989 masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab. Begitu pula dengan asal – usul kekuatan dari ketujuh anak yang dibesarkan oleh Hargreeves. Berbicara mengenai Hargreeves, penonton juga masih dibuat bingung dengan motivasi dan masa lalunya dalam mengadopsi ketujuh anak tersebut. The Umbrella Academy episode kesepuluh juga memberikan sebuah cliffhanger yang membuat penonton menjadi semakin penasaran. Untungnya bulan ini Netflix mengumumkan bahwa serial The Umbrella Academy akan kembali menghibur penonton di season kedua.

The Umbrella Academy menjadi bukti bahwa Netflix dapat membuat serial original superhero mereka sendiri dan tidak hanya bergantung pada Marvel. Putusnya hubungan antara Marvel dan Netflix juga membuka kesempatan bagi serial komik lain yang berada di luar kepemilikan Marvel. Masih banyak serial komik berkualitas yang belum mendapatkan adaptasi dan Netflix adalah media yang tepat untuk melakukan adaptasi. Perubahan ini membawa arah baru yang positif bagi penggemar Netflix karena membuka potensi variasi serial yang akan datang dan tidak melulu hasil produksi dari Marvel. Setelah dua bulan tayang, The Umbrella Academy sejauh ini sudah ditonton sebanyak 45 juta kali oleh pelanggan Netflix, membuktikan kesuksesannya sebagai salah satu serial original terbaik Netflix tahun ini. Bagi penggemar serial superhero, serial yang satu ini tidak boleh ketinggalan dan harus ada di watchlist.

Click to comment

Leave a Comment

VIP Drama Review VIP Drama Review

VIP Review: Drama Yang Mengangkat Tema Perselingkuhan

TV

suspiria suspiria

Rekomendasi Film Horror Bertema Sekte

Cultura Lists

ratu ilmu hitam review ratu ilmu hitam review

Ratu Ilmu Hitam Review

Film

love for sale 2 cast love for sale 2 cast

Love for Sale 2 Spoiler Review: Menyoal Masyarakat dan Pernikahan

Film

Connect