Connect with us
Zara Larsson
Image: jajajamusic.com

Cultura Lists

Tracks of The Week: Celine Dion, Indila, Zara Larsson

Ada beberapa yang dianggap menjadi legenda telah melakukan comebacknya.

Mungkin video klip Celine Dion tak banyak ditonton orang dan menunjukkan seakan penggemarnya berkurang. Namun kita tentu tahu bahwa seorang diva sekaligus legenda, pesonanya takkan luntur. Suaranya masih indah seperti dulu kala. Begitu pula generasi-generasi musisi baru setelahnya. Beberapa di antaranya tampil dengan sentuhan baru. Mengubah citra, tapi tetap menyuguhkan lagu baru.

Celine Dion – Courage

Track ini menggambarkan seluruh isi hati Celine setelah kehilangan suaminya, Rene. Nampaknya Celine masih dalam masa berduka. Ia mengungkapkan bagaimana rasanya seakan percakapan itu tidak berakhir dan mereka masih akan membuat memori. Namun ia butuh kekuatan untuk menghadapi kenyataan. Celine adalah legenda yang akan terus hidup di hati penggemarnya karena kekuatan musiknya. Indah juga menyentuh.

Celine Dion: Courage Album Review

Hyuna – Flower Shower

Hyuna akhirnya kembali setelah bergabung dengan agensi milik Psy, P Nation. Di sini ia tampil lebi girly dan sweet tanpa meninggalkan sedikit vibe sexy and sassy seperti biasa. Namun banyak yang memuji karena Flower Shower bisa dibilang merupakan pembaruan musikalitas Hyuna. Track ini nampaknya lebih mudah dicerna bahkan meski pendengarnya bukan penggemar Hyuna.

Mamamoo – Hip

Kali ini Mamamoo kembali dengan track super catchy dengan beberapa liriknya berupa diss baik pada haters maupun wartawan yang mengkritik. Hip sendiri ditulis dan diproduksi oleh Hwasa. Ia telah menunjukkan kemampuannya memproduksi lagu ketika berkarir solo dan kali ini kemampuannya dipakai oleh grup. Track ini sebetulnya cukup segar bagi musik di Korea yang umumnya terdengar rumit dan kadang sulit dinikmati fans internasional.

Grace VanderWaal – I Don’t Like You

Bila dibandingkan antara track yang ia rilis tahun lalu maupun sepanjang tahun ini, mungkin I Don’t Like You adalah yang paling segar. Meski sebenarnya Grace memang acapkali menunjukkan peningkatan dan suara semakin mature namun track kali ini terdengar berbeda. Track ini tak hanya dapat dinikmati remaja tetapi juga rentang usia 20, 30, bahkan 40. Konsistensi yang ditunjukkan Grace dalam berkarya memang mengagumkan.

HRVY – Million Ways

Harvey Leight Cantwell alias HRVY adalah seorang solois pria asal Inggris. Namanya mungkin masih belum akrab di telinga pecinta musik Indonesia. Di negara asalnya ia juga dikenal sebagai seorang presenter dan Youtuber. Ini merupakan track synth-pop dengan summer vibe. Sebagai solois baru beberapa tahun terjun ke industri musik, kini ia masuk posisi top 500 artist on the world karena popularitasnya di Spotify.

Indila – Parle à ta tête

Indila merupakan nama panggung dari solois perempuan asal Prancis. Ia menekuni genre pop folk. Sebenarnya ini track pertama Indila sejak kembali di bawah sorotan media. Ia sempat vakum sejak 2015 lalu. Lirik dari track kali ini terasa lebih melankolis dibanding track terdahulunya. Meski mungkin liriknya tak dimengerti, track ini sangat asyik didengar.

Zara Larsson – Invisible

Track ini adalah sountrack dari kartun Netflix yaitu Klaus. Sebenarnya tak ada hal yang baru dari track ini karena terasa sama dengan soundtrack film kartun lainnya. Mungkin tracknya memang dipilih yang sederhana agar easy listening di telinga anak-anak. Zara yang biasanya menyanyikan lagu dewasa ternyata cocok menyanyikan soundtrack seperti ini.

Click to comment

Leave a Comment

Agnimaya Agnimaya

Agnimaya: Pengembara Samudera Single Review

Music

Tones And I Tones And I

Tones And I: Mengenal Sosok di Balik Hits Dance Monkey

Music

UN1TY UN1TY

UN1TY: Boyband Lokal yang Indonesia Banget

Music

alicia keys underdog alicia keys underdog

Alicia Keys: Underdog Single Review

Music

Advertisement
Connect