Connect with us
Things Heard and Seen
Netflix

Film

Things Heard & Seen: Percampuran Horror Supranatural dan Drama Rumah Tangga

Film horror perdana Amanda Seyfried di tahun 2021.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Things Heard and Seen merupakan film bergenre horror yang diadaptasi dari sebuah novel karya penulis Elizabeth Brundage yang berjudul “All Things Cease to Appear”. Percampuran genre horror dan drama pernikahan dalam novel ini berhasil menarik perhatian sutradara serta penulis Shari Springer Berman dan Robert Pulcini, sehingga mereka bekerjasama dalam pembuatan film ini.

Rumah tua peninggalan tahun 1880-an berhasil menghantui Amanda Seyfried dan keluarga. Seyfried memerankan tokoh Catherine Claire, yaitu istri dari seorang dosen seni bernama George Claire (James Norton). Alih-alih merasa takut dengan penghuni astral rumah tua itu, Catherine merasa terjaga dan nyaman dengan keberadaannya. Namun, ternyata rasa takut Catherine malah tumbuh dari desas-desus kerabat mengenai sosok asli dari suaminya.

Things Heard and Seen

Photo: Anna Kooris/Netflix

Membawa Horror dalam Kekerasan Rumah Tangga

Dalam Things Heard and Seen, Amanda Seyfried memerankan tokoh Catherine yang menjadi korban kekerasan oleh suaminya sendiri. George memang tidak main fisik, namun Catherine merasakan tekanan batin yang tidak terkira. Tipikal suami bermental patriarki, George senang mengucilkan Catherine sebagai seorang istri. Lebih parah lagi, George diam-diam selingkuh dengan gadis muda bernama Willis (Natalia Dyer) yang tidak sengaja ia temui di perpustakaan kota.

Sama seperti film horror kebanyakan, atmosfer mencekam lebih banyak diperlihatkan saat malam hari. Hantu dalam film ini mengganggu dengan cara yang klasik. Mulai dari lampu tidur yang berkedip sendiri, sampai bau bensin yang sering kali Catherine cium saat sedang lelap tertidur.

Latar musik dan pengambilan gambar yang menegangkan terkadang membuat kita berantisipasi dengan adanya jumpscare, namun nampaknya film ini tidak menggunakan jumpscare untuk menakut-nakuti penonton karena sama sekali tidak ada scene yang membuat kita terkejut ketakutan.

Catherine penasaran dengan sejarah rumah tua yang ia tempati dan juga penghuni lamanya. Ia pun mendapatkan sumber bahwa telah terjadi dua kali kasus pembunuhan dan bunuh diri di rumah tua itu. Anehnya, kedua kasus pembunuhan memiliki kisah tragis yang sama, yaitu suami yang membunuh istrinya dan berakhir dengan mengakhiri hidupnya sendiri.

Things Heard and Seen

Naskah Cerita yang Kurang Rapi

Film dimulai dengan adegan George yang baru sampai di rumahnya, namun ia mendapatkan hal aneh yang telah terjadi pada anak dan istrinya, lalu film mundur ke beberapa bulan yang lalu. Film ini menggunakan alur mundur untuk menceritakan konflik yang telah terjadi pada Keluarga Claire. Penggunaan alur mundur memang sangat baik digunakan apalagi pada film bergenre horror atau misteri. Penonton dibuat penasaran dan jadi lebih fokus pada jalan ceritanya.

Namun, film ini beberapa kali membuat kita hilang fokus. Hantu dalam film ini terasa hanya seperti figuran. Kita tidak mengetahui tujuan utama mereka menghantui Keluarga Claire.

Dibandingkan unsur horror supranatural, film ini lebih didominasi dengan konflik rumah tangga antara Catherine dan George. Namun, saat permasalahan sedikit lagi mencapai klimaks, tiba-tiba kita diajak untuk mengetahui jalan cerita karakter lain yang sebenarnya tidak terlalu berkontribusi pada konflik utama dalam film ini.

Beberapa kali kita mendapatkan tokoh yang tidak terlalu berfungsi dalam film ini, contohnya seperti karakter Willis dan Eddie (Alex Neustaedter). Karakter Justine Sokolov (Rhea Sheehorn) juga sering muncul dalam beberapa scene, namun lagi-lagi kita tidak mengetahui apa fungsi tokohnya dalam film ini karena konflik memang hanya muncul antara Catherine dan George.

Film ini memiliki nilai kuat dalam segi kualitas akting para pemerannya dan juga dalam segi penggarapan teknis. Kisah film ini juga dibuat puitis dan menyayat hati, mengingatkan kita pada film horror Mother! (2017). Sayangnya, penulisan naskah masih terasa sangat kurang, sehingga plot film terasa penuh holes dan acak-acakan. Apalagi ketika kita sudah menghabiskan waktu 2 jam lebih hanya untuk mendapatkan ending film yang menggantung dan penuh dengan pertanyaan.

Namun, Things Heard and Seen masih layak dinikmati bagi para penggemar film horror yang tidak suka jumpscare dan hantu-hantu dengan penampilan menyeramkan. Film ini merupakan film horror yang sederhana dan memiliki banyak pesan moral tentang pernikahan dan rumah tangga di dalamnya. Things Heard and Seen dapat dinikmati di Netflix sejak tanggal 29 April.

Click to comment

Shadow and Bone Review Shadow and Bone Review

Shadow and Bone: Serial Fantasi Berlatar Militer Kerajaan dengan Sihir

TV

Jupiter’s Legacy Jupiter’s Legacy

10 Serial Terbaru di Netflix (Mei 2021)

Cultura Lists

Army of the Dead Army of the Dead

10 Rekomendasi Film Terbaru di Netflix (Mei 2021)

Cultura Lists

Homunculus Homunculus

Homunculus Review: Setiap Manusia Memiliki Monster di Dalam Dirinya

Film

Advertisement
Cultura Live Session
Connect