Connect with us
Senigma
the hustle 2019 review
Image: TMDB

Film

The Hustle Review: Gagal Menipu dan Kurang Lucu

Siapa yang tak berekspektasi tinggi bila ada Anne Hathaway dan Rebel Wilson di film ini?

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Dirty Rotten Scoundrels adalah film komedi yang rilis tahun 1988. Film bergenre komedi ini berkisah tentang dua pria yang bertaruh untuk menipu seorang perempuan kaya. Mereka memerebutkan warisan sebesar 50.000 dollar. Film ini merupakan remake dari Bedtime Story yang dibintangi oleh Marlon Brando di tahun 1964. Karena popularitasnya, sutradara Chris Addison mencoba meremakenya melalui film berjudul The Hustle (2019). Namun Chris mencoba pendekatan baru dengan melakukan gender swap terhadap tokoh-tokoh utama dalam film ini. Si penipu kelas atas diperankan oleh Anne Hathaway sementara si penipu kelas bawah diperankan oleh Rebel Wilson.

Penny Rust (Rebel Wilson) memahami bahwa ia tidak memiliki “aset” yang bisa digunakan untuk menarik perhatian pria. Karena itu ia sengaja memancing para pria menggunakan foto perempuan seksi. Ia lalu akan berpura-pura disuruh oleh si perempuan seksi untuk menjadi pengganti dalam kencan buta. Lalu ia akan membuat kisah sedih bahwa si perempuan seksi membutuhkan uang dan para lelaki tersebut akan terpancing. Penny kemudian tertarik untuk naik kelas. Ia lalu hijrah ke sebuah kota yang dihuni kalangan kelas atas di Prancis dan mencoba peruntungannya dalam menipu.

Sementara itu Josephine Chesterfield (Anne Hathaway) adalah seorang penipu ulung yang tinggal di Prancis. Ia telah malang melintang di dunia tipu menipu dan berhasil menggaet korban-korban kelas kakap. Tak sekadar menggunakan rayuan dengan wajah cantik atau tubuh yang menarik, Josephine menggunakan akalnya. Ia cerdik, kreatif, pandai berakting, sekaligus menguasai berbagai bahasa. Bila dilihat sekilas kita akan menganggapnya sebagai seorang sosialita kaya raya yang berpendidikan tinggi. Meski beda kelas, Josephine menganggap Penny sebagai saingan dan mencoba mengusirnya secara halus.

Penny bersikeras bahwa ia ingin belajar dari Josephine. Ia lalu direkrut untuk magang dan ikut memainkan skenario penipuan yang diciptakan oleh Josephine. Namun rivalitas di antara keduanya tak bisa dibendung. Dari awalnya bermusuhan, bekerja sama, mereka memilih bermusuhan kembali. Keduanya menggunakan segala cara agar menjadi penipu satu-satunya di kota tersebut. Sayangnya rencana mereka gagal karena ada pihak ketiga yang ternyata tak kalah hebat dalam urusan menipu.

Sebenarnya film ini memiliki potensi yang besar untuk sukses. Apalagi dengan kehadiran Anne dan Rebel. Sejak awal akting Anne sungguh memukai. Ia terampil dalam berbagai bahasa maupun dialek. Ia juga seperti bunglon yang sanggup berganti-ganti wajah. Berakting menjadi karakter apapun, Anne lebih dari mampu. Begitu pula Rebel. Meskipun Rebel acapkali bermain dalam film-film komedi, rasanya dalam The Hustle tingkah polahnya kurang mengocok perut. Padahal Rebel sudah punya bakat melucu. Ekspresinya, gestur tubuhnya, benar-benar cocok dengan peran sebagai Penny.

Bisa dibilang kesalahan terbesar dari film ini adalah plotnya. Meski ini adalah karya fiksi, bukan dokumenter, tak berarti The Hustle boleh untuk benar-benar tidak masuk akal. Rasanya kita seperti orang bodoh ketika menikmati scene demi scene The Hustle. Tipuan-tipuan yang dilakukan Penny maupun Josephine meski secara teori sangat menarik sayangnya gagal di tahap eksekusi. Taktik yang mereka lakukan terasa tak logis. Bahkan cenderung dangkal. Terasa aneh bila ada yang menelan mentah-mentah tipuan mereka berdua.

Selain itu proses menipunya juga terasa mudah dan terlalu kilat. Padahal karakter Penny dan Josephine sendiri sudah sangat bagus. Tetapi akibat skenario yang begitu buruk, akting mereka menjadi tidak menolong. Secara garis besar, film ini membuat penonton gatal untuk meninggalkan bangku bioskop. Walau memang di dunia nyata ada penipuan-penipuan semacam ini tapi tak bisa dipungkiri plotnya membuat penonton tak sabar untuk mengkritisi.

Padahal Chris Addison pernah memenangkan penghargaan Emmy Primetime untuk serial komedi terbaik. Selain itu kita akan melihat sisi lain dari Anne Hathaway yang mungkin tak akan pernah kita temukan dalam film lain. Ia bahkan mampu membuat suaranya terdengar benar-benar berbeda. Tetap saja The Hustle adalah sebuah film tentang penipuan yang gagal. Tak hanya gagal menipu kita tetapi juga gagal dalam melucu.

Click to comment

Leave a Comment

Ford vs Ferrari Review Ford vs Ferrari Review

Ford v Ferrari: Spoiler Review

Film

Living With Yourself Review Living With Yourself Review

Living With Yourself Review: Serial Drama Komedi Bertema Cloning

TV

Failin in Love Review Failin in Love Review

Failin in Love Review

TV

crazy love review crazy love review

Crazy Romance Review: Sajian Romansa Komedi Yang Menghibur

Film

Connect