Connect with us
Senigma
The End of The F***ing World Season 1 Review
Netflix

TV

The End of The F***ing World Season 1 Review

Kisah Pasangan Ikonik Baru di Budaya Populer Modern.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Kita mengenal Romeo dan Juliet sebagai pasangan ikonik dari abad pertengahan. Lalu ada Sid dan Nancy, pasangan punk eksentrik dari tahun 1980-an. Masih banyak lagi pasangan fiksi ikonik yang terus bermunculan melalui film maupun serial, salah satunya Alyssa dan James dari serial “The End of The F***ing World” pada tahun 2017 silam.

Netflix Original Series ini diadaptasi dari komik karya Charles Forsman dengan judul yang sama. Serial ini terdiri dari 8 episode untuk season pertama. Masing-masing episode memiliki durasi yang cukup pendek, sekitar 20 menit saja.

The End of The F***ing World season 2 akan segera tayang pada 5 November 2019 mendatang.

Pada musim pertama, cerita berawal dari James yang diperankan oleh Alex Lawther, remaja 17 tahun yang berpikir bahwa dirinya adalah psikopat. Sementara Alyssia diperankan oleh Jessica Barden, adalah remaja cuek dan judes dengan kepribadian yang labil karena masalah di keluarganya. Secara tiba-tiba, keduanya menjalani hubungan bukan atas dasar cinta, namun motif tersembunyi dari dua belah pihak.

Karakter James dan Alyssa yang Menjadi Highlight

“The End of The F***ing World” merupakan salah satu serial drama remaja dengan desain karakter yang mendalam. Baik Alex maupun Alyssia memiliki kepribadian yang kuat dan eksentrik. Alex digambarkan sebagai remaja pendiam yang tidak mudah dibaca. Siapa yang menyangka laki-laki tanpa ekspresi ini memiliki fantasi liar tentang membunuh manusia.

Sementara Alyssa adalah gadis remaja yang labil dan merasa irelevan dari “dunia” tempat ia berada. Ia merasa tidak memiliki teman dan tidak diakui sebagai anak di keluarga barunya.

Keduanya memiliki masa lalu dan latar belakang cerita yang menarik untuk diketahui. Hal tersebut secara bertahap diungkapkan melalui narasi dan editing yang artistik dan edgy.

Tak karakter yang lebih menonjol di antara Alyssa dan James, keduanya saling melengkapi sebagai pasangan eksentrik. Pembagian adegan dan cerita juga dibagi secara rata antara kedua karakter. Pasangan ini memiliki kombinasi karakter yang akan sulit untuk dilupakan begitu saja.

Sudah menjadi ciri khas karakter komik untuk tampil eksentrik dan tidak biasa, hal tersebut diadaptasi dengan sempurna berkat pemilihan aktor dan kualitas akting yang pas.

Kejutan Dalam Alur Cerita yang Tidak Terduga

“The End of The F***ing World” merupakan salah satu drama remaja dengan kisah adaptasi yang original. Kita mungkin tidak akan berekspektasi apapun ketika menonton serial ini untuk pertama kalinya; ini hanya drama remaja yang sedang dalam fase pemberontakan di masa pubertas. Justru tanpa ekspektasi apapun, kita akan dikejutan seiring berjalannya cerita pada setiap episodenya.

Awalnya kita berpikir bahwa serial ini hanya mengandung kisah percintaan dengan sentuhan komedi. Namun, pada satu titik, kita akan merasakan nuansa thriller yang menegangkan dan tidak bisa dianggap sepele; bahkan Alyssa dan James pun tak menduga pelarian mereka akan berubah menjadi sebuah kesalahan besar yang pernah mereka ambil pada masa remaja mereka.

Sinematografi dan Musik Latar yang Mendukung Estetika Serial

Salah satu unsur teknikal yang mendukung serial ini adalah konsep sinematografinya yang artistik ala estetika kekinian. Serial ini memiliki penampilan visual yang didominasi dengan warna-warna kontras dan tajam. Editing pada beberapa adegan juga terasa komikal, menonjolkan kesan edgy dan eksentrik yang menjadi ciri khas dari “The End of The F***ing World”.

Pemilihan musik juga menjadi salah satu unsur pendukung dari serial ini. Tak hanya terdiri dari playlist lawas yang memberikan nuansa vintage, setiap lagu dimasukan pada detik pas dalam setiap adegan krusial. Mendukung timbulnya perasaan tertentu pada penonton melalui indra visual dan audio.

Secara keseluruhan, “The End of The F***ing World” merupakan Netflix Original Series bertema remaja yang memiliki cerita menarik dan berbeda dari serial Netflix lainnya. Alyssa dan James telah menambah list pasangan ikonik pada budaya populer era modern.

Click to comment

Leave a Comment

Alex Lawther and Jessica Barden in Season 1 | Netflix Alex Lawther and Jessica Barden in Season 1 | Netflix

The End of the F***ing World Season 2 Review

TV

VIP Drama Review VIP Drama Review

VIP Review: Drama Yang Mengangkat Tema Perselingkuhan

TV

ratu ilmu hitam review ratu ilmu hitam review

Ratu Ilmu Hitam Review

Film

love for sale 2 cast love for sale 2 cast

Love for Sale 2 Spoiler Review: Menyoal Masyarakat dan Pernikahan

Film

Connect