Connect with us
Sekiro: Shadows Die Twice

Games

Sekiro: Shadows Die Twice, Game Sulit Yang Bikin Ketagihan

Tahun ini FromSoftware kembali merilis game open world ber-genre adventure berjudul Sekiro: Shadows Die Twice.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

FromSoftware adalah game developer asal Jepang yang terkenal melalui franchise game bergenre action-advanture Dark Souls dan Bloodborne. Dirilis pada tahun 2011, Dark Souls berhasil mendapat banyak pujian dari kritik terutama karena memperkenalkan mekanisme bertarung baru di industri game. Kesuksesan Dark Souls bahkan membuat FromSoftware membuat dua buah sequel lanjutannya yaitu Dark Souls 2 dan Dark Souls 3. Mekanisme bertarung Dark Souls juga menginspirasi game Bloodborne untuk menggunakan mekanisme yang tidak jauh berbeda. Setelah terakhir mengeluarkan Dark Souls 3 di tahun 2016, tahun ini FromSoftware kembali merilis game open world ber-genre adventure berjudul Sekiro: Shadows Die Twice.

Sekiro: Shadows Die Twice bercerita tentang perjalanan seorang shinobi bernama Wolf yang berusaha mencari dan menyelamatkan tuannya, Lord Kuro yang diculik oleh musuh di awal cerita. Para pemain melakukan eksplorasi di dunia open world dan melakukan pertarungan melalui prespektif third person dengan mengendalikan karakter Wolf. Ada banyak pilihan dan modifikasi dalam menggunakan karakter Wolf. Hal ini menciptakan variasi yang membuat pengalaman bermain setiap orang berbeda satu dengan yang lain. Karakter Wolf memang menggunakan katana sebagai senjata utamanya tetapi tangan kirinya yang merupakan sebuah prosthetic dapat dimodifikasi dengan senjata seperti shuriken, tombak, perisai besi, kapak dan berbagai tambahan lainnya. Selain itu ada banyak pilihan skill dan gaya bertarung yang dapat dipilih dan memberikan kebebasan bagi pemain untuk memilih sendiri cara bertarung favoritnya.

Berbeda dengan game sebelumnya, Sekiro: Shadows Die Twice mengambil setting tempat dan waktu berdasarkan dunia nyata yaitu Jepang di masa periode Sengoku. Namun, bukan berarti game ini menggunakan konsep yang realistis dan akurat dalam sejarah. Ada unsur fantasi yang dimasukan sehingga memperkaya setting dan lore di dunia di Sekiro: Shadows Die Twice. Tidak hanya bertarung dengan manusia lainnya, Sekiro menawarkan berbagai makhluk dengan desain yang unik dan keren sebagai musuh dan karakter dalam cerita. Para pemain akan dihadapkan dengan ular raksasa, berbagai monster, bahkan seekor naga sebagai lawan bertarung.

Masih menggunakan mekanisme bertarung timing based, para pemain harus beradaptasi dengan pola serangan musuh lalu menghindar dan melakukan serangan di waktu yang tepat. Mekanisme ini membuat para pemain tidak bisa mengandalkan spam button seperti game hack and slash pada umumnya. Mekanisme yang telah digunakan oleh game pendahulunya terbukti masih sukses memberikan pengalaman bermain yang tidak bisa dibandingkan dengan game lain.

Sekiro: Shadows Die Twice Review

Tidak hanya menggunakan mekanisme bertarung lama, Sekiro: Shadows Die Twice juga menawarkan elemen baru berupa stealth di dalam game mekaniknya. Pemain dapat memilih bertarung secara langsung atau menyusun taktik dan menaklukan musuh secara pintar dengan memanfaatkan mekanisme stealth. Sekiro Shadows Die Twice juga memiliki mekanisme resurrection, dimana karakter Wolf memiliki kemampuan untuk bangkit kembali ketika mati dan mendapatkan kesempatan kedua untuk melawan musuhnya. Mekanisme untuk membangkitkan diri inilah yang memberi inspirasi untuk judul game ini Sekiro: Shadows Die Twice.

Selain darah atau health bar yang ada pada game lainnya, Sekiro memperkenalkan sistem posture dan deathblow. Secara sederhana posture adalah kemampuan karakter untuk melakukan blocking terhadap serangan. Dengan kata lain jika pemain dapat memberikan serangan dan menghancurkan posture dari musuh, maka musuh tidak dapat melakukan gerakan bertahan dan pemain dapat melakukan serangan fatal untuk menaklukan musuh yang disebut dengan deathblow. Pemain juga harus memperhatikan posture barnya sendiri, agar tidak kehilangan kemampuan untuk menahan serangan musuh dan kehilangan darah. Kedua sistem yang dikenalkan di game ini terbukti memperkaya pengalaman bermain dari Sekiro: Shadows Die Twice.

Sekiro juga memberikan tiga alternatif cerita yang dapat dipilih oleh para pemain untuk menyelesaikan game dengan cerita yang berbeda. Alternatif cerita yang ditawarkan di Sekiro juga menuai pujian karena memberi dampak besar kepada cerita sehingga pilihan yang diambil oleh pemain menjadi penting.

Sekiro: Shadows Die Twice

Sama-sama game yang dikeluarkan oleh FromSoftware membuat perbincangan bahwa gameplay dari Sekiro terlalu mirip dengan game pendahulunya Dark Souls dan Bloodborne. Sekiro memiliki sistem sculptor idol yang memiliki fungsi yang sama persis dengan bonfire di game Dark Souls. Selain itu, Sekiro memiliki alat untuk mengisi darah yang disebut dengan healing gourd, yang pengunaannya sama persis dengan estus flask di game Dark Souls. Namun, banyaknya mekanisme baru yang ditawarkan Sekiro menjadi poin positif yang membentuk jarak dan memisahkan dirinya dari game pendahulunya Dark Souls.

Kompleksitas mekanisme permainan yang ditawarkan Sekiro membuat gameplay dari Sekiro menjadi sangat sulit. Bahkan, Sekiro mendapatkan reputasi sebagai game yang terlalu sulit dan perlu implementasi mode yang lebih mudah agar dapat dinikmati oleh para pemainnya. Pemain harus selalu beradaptasi dan menemukan solusi dan mekanisme terbaik untuk melawan musuh yang ada dihadapannya. Demi menyelesaikan permainan ini, pemain terkadang harus menahan rasa frustasi ketika mati berulang kali, saat terhadang oleh musuh yang rasanya mustahil untuk dikalahkan. Rasa kesal ketika mati karena tertembak, tertusuk, dibanting oleh musuh, diracuni, maupun jatuh ketika berusaha melewati sebuah rintangan adalah hal biasa yang akan terus dialami ketika berusaha menyelesaikan permainan ini. Namun, rasa puas ketika berhasil mengalahkan musuh sulit adalah perasaan luar biasa yang membuat pemain terus kembali dan berusaha menaklukan game ini.

Kesulitan yang ditawarkan Sekiro: Shadows Die Twice menjadi sebuah tantangan yang bisa membuat para pemainnya kecanduan dan terus kembali memainkan game ini. Sejauh ini Sekiro Shadow Die Twice mendapatkan rating 9/10 di Steam dan 90 di MetaCritic. Sekiro: Shadows Die Twice telah keluar pada akhir bulan Maret lalu dan dapat dimainkan di Playstation 4, Xbox One dan Microsoft. Buat para gamer, Sekiro: Shadows Die Twice adalah masterpiece baru buatan FromSoftware developer yang tidak boleh dilewatkan di tahun 2019.

Click to comment

Leave a Comment

stranger things 3 the game review stranger things 3 the game review

Stranger Things 3: The Game Review

Games

Nintendo Switch Lite review Nintendo Switch Lite review

Nintendo Switch Lite Console Handheld Terbaru dari Nintendo

Games

auto battler game auto battler game

Auto Battler, Genre Game Terbaru dan Paling Populer Tahun 2019

Games

Super Mario Maker 2 Review Super Mario Maker 2 Review

Super Mario Maker 2 Review

Games

Connect