Connect with us
Rekomendasi Film yang Digarap Menggunakan Smartphone
Snow Steam Iron | Photo Credit: Clay Enos

Cultura Lists

Rekomendasi Film yang Digarap Menggunakan Smartphone

Bagaimana kamera smarphone dimanfaatkan oleh filmmaker.

Beberapa waktu lalu Apple mengejutkan kalangan Apple Fanboy dengan peluncuran iPhone 12. Kualitas dari produk sebelumnya disempurnakan kembali, salah satu peningkatan yang dapat dilihat secara signifikan ada pada kamera utamanya. Kamera yang mencapai peningkatan hingga 64 megapixel ini didukung secara penuh dengan sensor buatan Sony.

Seiring dengan kemajuan teknologi yang makin canggih, dunia perfilman salah satu yang memanfaatkan perkembangan tersebut. Para filmmaker pastinya bisa menggarap ide mereka dengan bermodalkan smartphone yang dapat menciptakan sebuah film berkualitas dan tidak kalah keren dibandingkan dengan menggunakan kamera mahal. Berikut 6 rekomendasi film yang digarap menggunakan smartphone.

Tangerine (2015)

Film drama komedi Amerika yang disutradarai oleh Sean Baker ini bercerita mengenai seorang pekerja seks transgender yang menemukan kekasihnya selingkuh bersama mucikarinya. Film debut dari Sean Baker ini termasuk jenis film yang terbilang sukses dalam proses syuting menggunakan smartphone. Keseluruhan filmnya diambil menggunakan iPhone 5s dengan bekal dari beberapa aplikasi tambahan. Tidak hanya itu film ini pun masuk dalam nominasi festival film bergengsi di Sundance Film Festival.

Snow Steam Iron (2017)

Film ini berlatar di gang-gang New York City yang menggambarkan suasana musim salju penuh dengan kengerian. Film ini sepenuhnya diambil dengan iPhone 7+ dan menghabiskan waktu produksi selama satu minggu penuh. Menariknya lagi, Zack Snyder merancang film ini tanpa memakan biaya produksi. Ia hanya bekerja dengan teman dekatnya untuk mengisi waktu.

Unsane (2018)

Film yang bercerita tentang Sawyer (Claire Foy) yang secara tidak sengaja berkomitmen pada institusi mental, dimana ia dihadapkan pada ketakutan terbesarnya – tetapi apakah itu nyata atau cuma khayalannya? Steven Soderbergh selaku sutradara merancang film thriller/horror psikologis Amerika ini sepenuhnya menggunakan iPhone 7 plus bersama dengan FilMiC Pro sebagai aplikasi tambahannya.

High Flying Bird (2019)

High Flying Bird adalah salah satu film yang rilis di Netflix. Dibintangi oleh Andre Holland, Zazie Beetz dan Melvin Gregg. Film ini bercerita tentang seorang agen olahraga yang memberikan peluang bisnis kontroversial kepada pemain basket pemula selama lockout. Film ini merupakan karya kedua Steven Soderbergh yang menggunakan smartphone untuk menggarap produksi filmnya.

Uneasy Lies the Mind (2014)

Film yang disutradarai oleh Ricky Fosheim ini menceritakan tentang seseorang yang mengalami cedera kepala berat dan mempunyai masalah ingatan. Kemudian, perlahan-lahan ia menyadari dan mulai pulih dari ingatannya dan membuatnya mengingat siapa yang menjadi pelaku dari penyebab cederanya. Proses rekaman film ini menggunakan smartphone yang disempurnakan melalui editing dari aplikasi Filmic Pro dan disinkronisasi kembali dengan menggunakan Final Cut Pro 7. Tak hanya itu, film thriller psikologis indie ini juga mendapat kesempatan untuk ditampilkan pada Cinequest Film Festival dan SXSW Festival.

Romance in NYC (2014)

Tristan Pope menceritakan kehidupan sehari-harinya di New York bersama sang kekasihnya dengan pengambilan gambar PoV. Film pendek ini digarap dengan mengandalkan iPhone 6, hasil pengambilan gambar ini disempurnakan kembali dengan aplikasi editing MoviePro.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect