Connect with us
Raised By Wolves S1Raised By Wolves S1
Photo Courtesy: HBO

TV

Raised by Wolves Season 1 Review

Raised by Wolves sarat akan makna mengenai kehidupan manusia di muka bumi saat ini.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Raised by Wolves merupakan serial asal Amerika Serikat yang ditulis oleh Aaron Guzikowski. Serial ini menonjolkan alur cerita mengenai sepasang Android bernama Mother (Amanda Collin) dan Father (Abubakar Salim) dalam menjalankan misi merawat dan membesarkan anak-anak manusia di sebuah planet tak berpenghuni bernama Kepler-22b. Misi ini dijalankan setelah terjadinya perang antara kaum atheis dan pemeluk agama di bumi yang menimbulkan kehancuran serta banyaknya korban jiwa yang berguguran.

Raised by Wolves Season 1 Review

Courtesy: HBO

Mengusung tema science fiction dan drama, para penonton akan disuguhkan dengan tampilan futuristik Mother dan Father dengan pakaian super fit berwarna abu-abu serta kendaraan yang mereka gunakan saat mendarat di planet Kepler-22b. Komunikasi antara keduanya, yang notabennya adalah sebuah robot, begitu kaku dan terstruktur meskipun diselipkan lelucon untuk memberikan warna pada setiap obrolan yang mereka lakukan.

Diproduksi oleh Scott Free Production, Raised by Wolves yang dirilis pada tanggal 03 September 2020 menjadi serial dari HBO Max Original dengan menyuguhkan 10 episode di musim pertamanya. Ridley Scott yang memegang posisi sebagai eksekutif produser juga memulai debutnya sebagai sutradara serial televisi pada dua episode awal musim pertama Raised by Wolves.

Raised by Wolves Season 1

Photo Courtesy: HBO

Pada episode pertama, Mother dan Father mulai mengembangkan enam embrio anak manusia yang telah dibekukan. Namun ternyata, salah satu embrio terdeteksi mempunyai kondisi lemah dan kemungkinan tidak akan selamat. Siapa sangka, setelah enam embrio tersebut tumbuh dan berkembang, secara bergiliran anak-anak tersebut meninggal dan hanya tersisa satu orang saja, yaitu Campion (Winta McGrath). Embrio yang mempunyai kondisi paling lemah dibandingkan anak-anak lainnya.

Konflik demi konflik mulai bermunculan saat Father khawatir akan kondisi Campion jika suatu saat nanti dirinya dan Mother mengalami breaking down. Perdebatan antara Mother dan Father begitu sengit ketika mengetahui bahwa Father telah mengirimkan sinyal kepada pasukan Mithraic, yaitu kaum manusia yang mempunyai satu Tuhan bernama Sol untuk menjemput Campion.

Sesuai dengan tema yang diusung, Raised by Wolves menampilkan drama keluarga yang menonjolkan kehidupan sehari-hari, dimana Mother dan Father mengajarkan anak-anak manusia yang mereka asuh untuk bertahan hidup, seperti mencari bahan makanan yang aman untuk dikonsumsi hingga melawan para monster dengan rupa mirip seperti Gollum, yaitu karakter yang biasanya ditemukan pada serial The Hobbits dan Lord of The Rings.

Raised by Wolves juga tidak segan-segan menonjolkan adegan Gore yang mungkin dapat menjadikan para penonton merasa bergidik.

Raised By Wolves

Photo Courtesy: HBO

Jika ditelisik lebih dalam, serial Raised by Wolves ternyata mempunyai satu genre selain Science Fiction dan Drama, yaitu Distopia. Kesenjangan agama dan politik yang menimbulkan peperangan, menjadikan sang creator, pencipta Mother dan Father mempunyai harapan bahwa manusia dapat hidup dengan damai tanpa menganut agama atau memihak politik tertentu. Namun, apakah Mother dan Father berhasil menjalankan misi yang ditugaskan oleh sang creator?

Aaron Guzikowski dapat dikatakan mampu menciptakan sebuah cerita menarik antara hubungan manusia dengan android dalam serial Raised by Wolves. Para penonton akan dibingungkan dengan ”sosok misterius” yang menciptakan Mother dan Father dan mempercayakan mereka untuk mengasuh anak-anak manusia. Lalu terdapat dua penyelundup yang menyamar menjadi kaum Mithraic dengan membunuh orang tua Paul dan merekonstruksi wajah mereka, yaitu Caleb yang menyamar sebagai Marcus (Travis Fimmel) dan Sue sebagai Mary (Niamh Algar).

Raised By Wolves

Photo Courtesy: HBO

Penggunaan efek CGI juga dimanfaatkan dalam serial Raised by Wolves untuk memberikan gambaran yang lebih tajam dari setiap episode yang ditayangkan. Namun sepertinya ada beberapa visual yang seharusnya dioptimalkan, misalnya saja seperti monster-monster yang muncul dalam beberapa episode hingga efek objek melayang masih terlihat sedikit kasar dan terkesan tidak alami. Namun untuk segi visualisasi latar tempat, Raised by Wolves mampu membangun suasana planet tak berpenghuni dengan keterbatasan sumber daya alam dan terkesan tandus.

Tema keluarga yang mendominasi Raised by Wolves memberikan sisi lain pada sosok android yang dianggap sebagai benda tidak bernyawa dan mempunyai perasaan mampu berjuang melindungi anak-anak manusia dari berbagai macam ancaman dunia luar, salah satunya dari kaum Mithraic. Mother dan Father melakukan segala cara hingga rela berkorban demi keselamatan Campion dan kawan-kawan, meskipun kondisi mereka yang menjadi taruhannya mampu menyentuh hati para penonton.

Raised By Wolves

Photo Courtesy: HBO

Tidak hanya itu, Raised by Wolves juga sarat akan makna mengenai kehidupan manusia di muka bumi saat ini, dimana perbedaan keyakinan, ras dan sudut pandang justru menimbulkan kekacauan dan kebencian, yang akhirnya memicu terjadinya perang antar kelompok dan berakhir dengan kehancuran yang merugikan seluruh makhluk hidup di bumi.

Jika melihat Campion, Paul, Hunter, Tempest, Holly dan Vita yang berasal dari suku yang berbeda-beda mampu bersatu dan saling melindungi satu sama lain untuk bertahan hidup. Perbedaan tidak menjadikan mereka membenci satu sama lain. Terlebih lagi saat adegan Sue ingin membunuh Mother, lalu anak-anak langsung mengelilingi tubuh Mother dan melindunginya dan tetap menganggap bahwa android ini merupakan ibu yang baik selama menjaga dan merawat mereka.

Raised By Wolves

Photo Courtesy: HBO

Amanda Collins yang memerankan tokoh Mother dalam serial Raised by Wolves mampu memainkan perannya dengan baik sebagai android yang cepat tanggap dalam mempelajari suatu hal meskipun mempunyai sifat arogan. Hal ini diseimbangkan oleh akting Abubakar Salim yang tidak kalah apik dalam memerankan tokoh Father, yang sifatnya sedikit lebih jenaka dan stabil.

Raised by Wolves merupakan sebuah serial wajib ditonton untuk para penikmat film yang menyukai perpaduan genre Science Fiction dengan Distopia namun diberikan bumbu drama keluarga dan menarik untuk ditonton. Dengan durasi antara 45-55 menit per episodenya, mungkin pada awalnya Raised by Wolves akan terkesan membosankan, namun perlahan mulai muncul banyak teka-teki yang menggelitik penonton untuk segera mengetahuinya, dan Aaron Guzikowski dengan piawai mampu menjawab misteri yang ada secara perlahan tanpa memberikan kesan “terburu-buru”.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect