Connect with us
Never Have I Ever Review

TV

Never Have I Ever Season 1 Review

Serial romantic-comedy yang baru dari Netflix.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Never Have I Ever merupakan serial rom-com original Netflix yang baru saja dirilis pada 27 April 2020. Serial karya dari Mindy Kaling dan Lang Fisher ini bercerita tentang perjalanan hidup seorang gadis berdarah India yang lahir dan besar di Amerika Serikat.

Never Have I Ever juga menjadi tempat bercerita pengalaman nyata Mindy Kaling menjalani sulitnya hidup di Amerika Serikat sebagai orang India.

Dalam serial ini, kita dapat melihat bagaimana Devi Vishwakumar sebagai gadis berdarah India mencoba untuk menjalani kehidupannya sebagai anak remaja di Amerika Serikat. Namun, pergaulan bebas khas Amerika Serikat nampaknya tidak cocok dengan nilai-nilai tradisi India yang masih mengalir dalam keluarganya. Devi tidak boleh memakai baju yang terlalu terbuka, tidak boleh datang ke pesta, dan ia tidak diperbolehkan berpacaran.

Tentu saja, semua aturan itu tidak diikuti oleh Devi karena ia merasa lebih terpikat dengan tradisi kebarat-baratan. Devi diperankan oleh aktris pendatang baru bernama Maitreyi Ramakrishnan. Banyak sekali pujian yang datang kepada Maitreyi karena kualitas aktingnya yang sangat apik dalam serial ini.

Never Have I Ever Netflix

Netflix

Menggabungkan Kisah Rom-com dengan Drama Keluarga

Devi digambarkan sebagai karakter yang selalu ceria, bawel, dan ambisius. Namun, sebenarnya ia memiliki sisi lemah dalam dirinya semenjak kematian sang ayah. Devi sangat menyayangi mendiang ayahnya, sehingga ia selalu berusaha melupakan kenyataan bahwa ayahnya sudah tiada.

Devi berusaha untuk mengatasi rasa berduka dan sedih dengan cara yang tidak sehat. Alih-alih menangisi dan mengikhlaskan kepergian sang ayah, Devi selalu berusaha untuk terlihat ceria. Namun, tubuh Devi tidak bisa berbohong. Karena tekanan mental yang begitu besar, Devi menderita lumpuh pada kakinya selama 3 bulan.

Setelah ia sembuh dari lumpuh, Devi berambisi untuk mengubah reputasi dirinya di sekolah dari seorang gadis India yang lumpuh, menjadi gadis India yang populer. Demi mendapatkan kepopuleran, Devi mengajak kedua sahabatnya untuk mengubah penampilan mereka dan memaksa sahabatnya untuk segera memiliki pacar yang atraktif.

Adegan khas serial bergenre coming of age juga sangat terasa dalam serial ini. Kita bisa melihat banyak sekali kesalahan dan kebodohan yang dilakukan oleh Devi. Dari jatuh cinta pada cowok paling populer di sekolah, yaitu Paxton Hall-Yoshida (Darren Barnet), meninggalkan kedua sahabatnya demi cowok, bahkan sampai berambisi untuk memberikan keperawanannya pada Paxton. Sama seperti remaja pada umumnya, Devi sering melakukan hal yang impulsif dan menyesali segalanya saat sudah terjadi.

Kisah yang Mengandung Terlalu Banyak Konten Stereotipikal

Never Have I Ever mendapatkan rating yang cukup tinggi untuk serial Netflix bergenre rom-com. Namun, hal tersebut tidak berarti semua orang menyukai serial ini. Banyak yang menganggap serial ini terlalu banyak mengandung konten stereotipikal dan memiliki kesan menghina tradisi India.

Never Have I Ever Review

Netflix

Memang banyak sekali hal-hal stereotip yang ada pada karakter Devi dan keluarganya sebagai orang India. Selain ceria, Devi juga digambarkan sebagai anak yang genius dan kutu buku. Devi selalu mendapatkan peringkat tertinggi di kelasnya dan populer di kalangan para guru. Sang ibu yang masih memegang penuh tradisi India terkesan kolot dan selalu membatasi Devi dalam pergaulannya.

Hal stereotipikal lainnya adalah Devi yang memiliki dua sahabat kutu buku dengan ras berbeda-beda. Fabiola Torres (Lee Rodriguez) memiliki darah latin dan Eleanor Wong (Ramona Young) yang memiliki darah Asia Timur.

Fabiola terkenal dengan style maskulin dan punya hobi robotik. Fabiola juga digambarkan sebagai remaja yang memiliki masalah dengan preferensi seksualnya. Berbeda lagi dengan Eleanor yang punya kepribadian nyentrik dan merupakan anggota klub drama di sekolah.

Serial yang Patut Ditunggu Season Selanjutnya

Sama seperti cerita rom-com remaja pada umumnya, Never Have I Ever memberikan cerita romansa manis dan menggemaskan. Selain merasakan berbagai intrik yang ada dalam keluarga Devi, kita juga diajak untuk menjelajahi kisah percintaannya.

Devi dengan ambisinya yang kuat, selalu berusaha mendekati Paxton si cowok populer. Namun, di episode terakhir, Devi menemukan orang lain yang membuatnya tertarik. Episode terakhir dalam season pertama ini meninggalkan kita rasa penasaran. Siapakah yang akan dipilih oleh Devi?

Secara keseluruhan Never Have I Ever adalah serial rom-com remaja yang menarik untuk ditonton. Cerita yang segar dan didukung dengan durasi yang tidak sampai 30 menit di setiap episodenya, membuat serial ini cocok ditonton di akhir pekan.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect