Connect with us
Senigma
Miley Cyrus: She Is Coming EP Album Review
mileycyrus.com

Music

Miley Cyrus: She Is Coming EP Album Review

Kali ini Miley tak terlalu terdengar mencoba-coba genre atau pun bermain dengan nada berbeda untuk album ini.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Miley Cyrus sudah jauh meninggalkan era Hannah Montana dan Disney Channel. Pop artist ini justru jauh lebih diasosiasikan dengan Twerking, Wrecking Ball, sampai kedekatannya dengan sederet hal-hal kontroversial. Tepat sebelum EP terbaru, “She Is Coming” rilis, Miley Cyrus masih menjadi sorotan dengan sederet teaser provokatif yang dirilis. Inilah sosok Miley Cyrus saat ini. Hannah Montana yang sudah melalui berbagai fase berbeda, dan menjajal berbagai genre musik dalam setiap rilisannya. Lalu, bagaimana dengan “She Is Coming”?

Berbicara mengenai sales, “She Is Coming” memang memberikan hasil yang tak begitu diharapkan. Bahkan oleh Miley sendiri. Namun sepertinya tak akan begitu penting, mengingat EP ini hanya satu pertiga bagian dari keseluruhan full album yang akan dirilis. Setelah “She Is Coming”, Miley Cyrus masih memiliki 2 EP lain: “She Is Here” dan “She Is Everything” yang nantinya menjadi satu album penuh.

EP trilogies seperti ini memang sebuah langkah bagus – dan saat ini semakin sering digunakan untuk rilisan para musisi – untuk mendongkrak sales dan membawa nama sang penyanyi menjadi buzz. Sekali lagi, tak menjadi masalah bila “She Is Coming” memberikan sales kurang dari 20,000 kopi termasuk streaming dalam satu minggu pertama.

Lalu bagaimana dengan mini album 6 track ini?

“She Is Coming” menjadi manifest apa yang dikatakan Miley Cyrus pada Billboard; bahwa dirinya tak akan merilis lagu di genre hip-hop lagi. Sebenarnya ini sudah dibuktikan dengan beberapa rilisan soft rock dan country dari sang penyanyi dalam beberapa tahun terakhir. “She Is Coming” menjadi last nail bahwa Miley meninggalkan era Wrecking Ball di masa lalu.

Sayangnya meninggalkan hip hop tak membuat “She Is Coming” lantas menjadi album yang menghadirkan sesuatu yang lain. Justru sebaliknya, 6 track di mini album ini terdengar repetitif. Tak hanya untuk Miley, namun genre sampai arah musikalitas di setiap track nyaris sudah pernah dijajal penyanyi lain beberapa tahun sebelumnya. Satu hal yang harus diakui sangat disayangkan dan menjadi nilai minus dari “She Is Coming”.

Track pertama, “Mother’s Daughter” seakan penggabungan dari “Swish Swish” dan “Dark Horse” milik Katy Perry dengan sentuhan berbeda. Tak ada yang spesial. Walau pun verse yang dihadirkan oleh Miley jauh lebih solid dari pada milik Katy. “Mother’s Daughter” boleh jadi bukan sesuatu yang baru, namun tak bisa disangkal track ini repeatable.

“Unholy” langsung mengingatkan pada “We Can’t Stop”. Vibe yang nyaris sama. Di track ini pun sekali lagi Miley menekankan bagaimana dirinya nasty, evil, obscene, unholy, a witch, and a freak. Sebuah tema yang sepertinya digunakan nyaris di seluruh track untuk album ini. Satu hal yang sebenarnya sudah diperingatkan sejak teaser yang dirilis sebelum “She Is Coming” resmi meluncur. “Cattitude” merupakan track yang sekali lagi mengingatkan betapa nasty-nya seorang Miley Cyrus. Walau featuring dengan RuPaul menjadi sebuah highlight yang menyegarkan. Track satu ini memiliki elemen hip-hop lebih banyak dari pada track lain.

“Party Up the Street” menjadi track lain yang layak menjadi highlight. Kolaborasi harmonis dari Miley, Swae Lee dan Mike WiLL sukses menghadirkan satu-satunya track dengan musik yang tak repetitif. Walau bukan sama sekali baru. Lagu berikutnya yang berjudul “D.R.E.A.M” dibangun dengan apik oleh Ghostface Killah. Sayang, Miley justru menjadi anti-climax dengan verse “Drugs rule everything around me.” Track keenam, “The Most” memiliki sentuhan country terbanyak dari pada lainnya. Track ini cukup membawa sedikit nostalgia ke era Malibu dari Miley Cyrus.

Secara keseluruhan, “She Is Coming” merupakan ‘okay’ untuk bagian pertama dari EP trilogi. Tak terdengar terlalu ambisius dengan irama yang cukup repetitif. Miley pun tak terlalu terdengar mencoba-coba genre atau pun bermain dengan nada berbeda untuk album ini. Sebuah EP pembuka yang sepertinya layak mendapatkan 3 dari 5 bintang. Tak sabar menunggu apa yang disajikan Miley Cyrus untuk 2 EP lanjutan berikutnya, “She Is Here” dan “She Is Everything.”

Click to comment

Leave a Comment

Syaharani and Queenfireworks: Aloha! Album Review Syaharani and Queenfireworks: Aloha! Album Review

Syaharani and Queenfireworks: Aloha! Album Review

Music

Alexandra Savior Alexandra Savior

Alexandra Savior: The Archer Single Review

Music

Rex Orange County: Pony Album Review Rex Orange County: Pony Album Review

Rex Orange County: Pony Album Review

Music

Coldplay: Orphans & Arabesque Single Review Coldplay: Orphans & Arabesque Single Review

Coldplay: Orphans & Arabesque Single Review

Music

Connect