Connect with us
Senigma Art Experience - Rukmunal Hakim
Senigma Art Experience - Rukmunal Hakim

Lifestyle

Menjadikan Seni Untuk Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Seni tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk menggerakkan perubahan yang positif.

Tepat pada tanggal 10 Oktober 2020, dunia kembali memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang tentunya masih sering terabaikan dari pandangan masyarakat. Ubah Stigma turut serta merayakan sekaligus menyelenggarakan acara bertajuk ‘Berkarya untuk Berbagi’. Tujuannya menjadikan karya seni sebagai pendukung yang dapat ditampilkan secara positif untuk mencapai kesehatan mental yang lebih baik.

Organisasi yang bertekad untuk mengubah stigma pandangan masyarakat terhadap kesehatan mental ini membawakan beberapa acara, salah satunya “Virtual Art Experience”. Acara yang diselenggaran via website Ubah Stigma ini menampilkan berbagai macam karya seni para Senigman (Seniman di acara Senigma) yaitu Eko Bintang, Hana Madness dan Tatyana Akmas, bersamaan dengan karya seni yang telah dikirim dari masyarakat luas.

Art Experience - Tatyana Akman

Art Experience – Tatyana Akman

Virtual Art Experience kali ini bertujuan mengarahkan bahwa seni bisa berekspresi secara bebas dan juga bisa memberikan dukungan yang lebih dalam mengenai kesehatan mental. “Secara tidak langsung, proses melukis dan seni merupakan support system tersendiri untuk aku. Melukis adalah hal yang kontemplatif dan meditatif, membantu aku untuk bisa mengenali dan berdamai dengan diri sendiri,” kata Tatyana Akman, sebagai salah satu seniman ternama.

Bersamaan dengan itu dalam menunjukkan sebuah seni sebagai pemersatu kebersamaan, Ubah Stigma juga menggelar “Online Charity Concert” yang terlaksana secara virtual sebagai rangkaian puncak dari acara di hari kesehatan mental sedunia.

“Musik telah membantu aku menjadi lebih terbuka dan percaya diri hingga bisa sampai di titik sekarang dari aku yang dulunya pemalu. Ini bisa terjadi karena support system aku; orang tua, teman-teman, pendengar musik aku, dan sekarang aku sangat senang dapat berbagi dalam kesempatan ini,” ujar Ify Alyssa, pada sesi berbincang dalam Online Charity Concert Senigma.

Selain Ify Alyssa, konser virtual ini juga mengundang beberapa musisi Indonesia lainnya seperti Hindia dan juga Ririn. Tujuan terlaksananya konser ini sebagai bentuk dalam menggalang dana untuk komunitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Yayasan Pondok Kasih Bersaudara di Sunter, Jakarta Utara.

Charity Concert - Ify Alyssa

Charity Concert – Ify Alyssa

Komunitas ODGJ Yayasan Pondok Kasih Bersaudara didirikan pada tahun 2011 oleh Pak Thomas. Ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai satpam dan mendirikan yayasan ini sebagai tempat perlindungan bagi ODGJ, yayasan ini bergantung pada donasi untuk keperluan pokok, alat kebersihan, dan biaya sewa. Maka dari itu, Ubah Stigma bekerja sama dengan Kopi Panas Foundation turut serta menyalurkan bantuan sembako, alat kebersihan, dan kunjungan rutin setiap bulan selama lima bulan.

Dengan beberapa rangkaian acara yang telah berhasil terlaksana, Ubah Stigma berharap dapat mendorong masyarakat Indonesia untuk sehat dengan terus berkarya, berbagi dan menebar kebaikan dalam kapasitasnya sekaligus menjadikan gerakan perubahan yang positif.

Sebagai organisasi yang mengedepankan kesehatan mental sejak tahun 2018, Ubah Stigma bangga dapat menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia untuk berekspresi, menyalurkan aspirasinya, dan berbagi lebih banyak tentang kesehatan mental melalui seni.

Senigma 2020 by Ubah Stigma

Senigma “Berkarya Untuk Berbagi”

“Ubah Stigma senang dapat hadir di tahun ketiga ini untuk mendekatkan masyarakat Indonesia dengan seni walau dengan cara yang berbeda karena pandemi. Kami tetap ingin menunjukkan bahwa seni adalah medium yang baik untuk mendapatkan, sekaligus menunjukkan dukungan untuk satu sama lain, yang pastinya sangat baik untuk kesehatan mental kita,” jelas Asaelia Aleeza, Co-Founder Ubah Stigma.

Ubah Stigma berharap bahwa Senigma dapat mendorong masyarakat Indonesia untuk terus berkarya, berbagi dan menebar kebaikan dalam kapasitasnya. “Ada banyak sekali cara untuk saling membantu dan membangkitkan semangat satu sama lain, dan salah satunya yang paling berdampak adalah melalui seni. Senigma ingin menunjukkan bahwa seni tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk menggerakkan perubahan yang positif.” tutup Emily Jasmine, Co-Founder Ubah Stigma.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect