Connect with us
Senigma
mamamoo

Entertainment

Mamamoo: Tidak Jual Tampang Apalagi Vokal Abal-abal

Jangan hanya menikmati lagunya tapi lihat video klipnya yang tak kalah unik.

Girl group asal Korea satu ini masih kalah nama dibanding Twice atau Blackpink. Kaum hawa juga mungkin lebih familiar dengan nama-nama boy group populer seperti EXO, Super Junior, atau IKON. Tapi dijamin, bila mencoba mengenal Mamamoo, akan langsung jatuh hati. Jangan hanya menikmati lagunya tapi lihat video klipnya yang tak kalah unik.

Mari masukkan beberapa contoh lagu ini ke dalam playlist: Mr. Ambiguos yang retro funk, Words Don’t Come Easy yang terdengar seksi dan romantis, Don’t Be Happy yang terasa familiar, Starry Night dengan sentuhan EDM, Paint Me yang terdengar sulit, Waggy yang terasa seperti lagu anak-anak, sampai Egoistic dengan sentuhan latin. Ada banyak sekali pilihan dengan beragam genre dan konsep yang bisa kita nikmati melalui Mamamoo. Tidak ada aturan baku bahwa sebuah girl group harus setia pada sebuah konsep saja. Kehadiran Mamamoo dalam industri K-Pop menjadi sebuah hidden gem.

Mamamoo tidak hanya menarik perhatian karena pilihannya dalam bermusik. Mereka juga menonjol justru ketika tidak mengikuti standar kecantikan di Korea pada umumnya. Mereka bukanlah 4 gadis dengan tubuh skinny dan dan berkulit super terang yang terlihat imut ataupun girly. Moonbyul, Solar, Hwasa, dan Wheein tidak merasa harus menyesuaikan diri dengan selera pasar. Wheein yang terlahir dengan wajah chubby tetap mempertahankan penampilannya tersebut. Bahkan dalam beberapa kali comeback mereka, ia terlihat mengalami kenaikan berat badan—yang menjadi isu sensitif di industri K-Pop—dan tetap tampil percaya diri. Ia tidak berusaha melakukan diet ketat seperti anggota girl group dari agensi lain.

mamamoo

Image via YAM Magazine

Hwasa yang berkulit cenderung gelap untuk ukuran orang Korea pun tidak mencoba memutihkan kulitnya. Ia bahkan sengaja menonjolkan kulit dan tubuhnya agar nampak eksotis sekaligus seksi. Beberapa kali Hwasa mendapat hujatan publik karena dinilai berpakaian terlalu terbuka dan tidak pantas. Namun Hwasa membuktikan bahwa ia percaya diri dengan tidak peduli dengan pendapat orang lain. Ia bisa memakai baju apapun yang disukainya. Hal yang sama juga berlaku untuk Solar. Sebaliknya Moonbyul sendiri adalah anggota yang paling konservatif dan mengaku kurang suka menunjukkan kulit.

Pada peluncuran Gogobebe di 14 Maret 2019 lalu, lagu tersebut berhasil memuncaki 4 tangga lagu di Korea. Sejak debut pertama musikalitas Mamamoo tidak pernah diragukan. Bahkan sekalipun mereka memproduksi lagu-lagu yang tidak sesuai dengan selera pasar mainstream, mereka tetap berhasil menggebrak panggung dan memiliki penjualan lagu yang bagus. Kemampuan menyanyi secara live yang diakui berada di atas rata-rata kemampuan girl group lain membuat Mamamoo lebih menonjol. Fansbase mereka cenderung stabil dan fanchant yang terdengar setiap kali mereka tampil hampir selalu semarak.

Apakah menyanyi live begitu sulit? Bukankah pekerjaan dari semua girl group adalah menyanyi? Ya dan tidak. Akibat koreografi yang sulit, banyak dari girl group harus melengkapi penampilan mereka dengan lip sync. Performa mereka dalam menyanyi live pun tidak selalu stabil. Tak banyak girl group yang seluruh anggotanya memiliki kemampuan vokal yang baik. Ada yang mengedepankan kemampuan menari atau menyanyi saja lalu tiap kemampuan dibagi-bagi. Hal tersebut tidak berlaku bagi Mamamoo. Kita bisa menyaksikan sendiri bahwa mereka menyanyi secara live dan tentunya dengan performa stabil. Mamamoo menyiasati kesulitan menyanyi sekaligus menari dengan cara menggunakan koreografi yang sederhana namun indah. Pada beberapa penampilan mereka kita bahkan bisa mendengar suara napas yang jelas dari mikrofon—menunjukkan usaha dalam memberikan penampilan terbaik.

Perbedaan lainnya antara Mamamoo dengan girl group pada umumnya adalah pakaian yang mereka pilih sendiri tiap kali manggung. Kadang kita melihat foto-foto personel girl group yang nampak tidak nyaman dengan pakaian yang mereka kenakan, entah karena terlalu terbuka atau memiliki model yang tidak nyaman ketika dipakai manggung. Namun kita tidak akan menemukan hal ini pada Mamamoo. Keempat personelnya nampak selalu nyaman bahkan mereka juga dijuluki sebagai grup komedian oleh fansbasenya karena memiliki selera humor yang tinggi. Selain kepercayaan diri, mereka juga selalu menampilkan diri melalui pakaian yang dikenakan sesuai kepribadian masing-masing. Mamamo tidak pernah mencoba menjadi orang lain. Mamamoo hanya berusaha menjadi sekumpulan gadis bertalenta.

4 Comments

4 Comments

  1. gyne

    March 31, 2019 at 11:23 AM

    Thanks for this awesome article! I’m as Indonesian Moomoo really appreciate it 🙏

  2. Fissmoo

    March 31, 2019 at 12:48 PM

    Yessss…
    Mereka girl band pertama yg bisa buat dompet ku kosong krn nonton fanmeet mereka dan album juga…
    Vocal mereka emang yg terbaik dan gak jaim…

    I LOVE MAMAMOO

  3. Moon loves Oneus Onewe❤️ (@Msntnmoo)

    March 31, 2019 at 5:12 PM

    Tqsm fr this beautiful n superb contents. Allkpop and pannchoa journalist should learn frm u! Im not an indonesian but rrad the translation moos did u r seriously the best. I pray fr ur days to only good things happen Goodluck n agains thank you so much 🤧🤧👍🏻👍🏻👍🏻👏🏻👏🏻💪🏻💪🏻

  4. Pingback: EVERGLOW versus ITZY: Girl Group Rookie dengan Konsep Girl Crush - Cultura Magazine

Leave a Comment

Syaharani and Queenfireworks: Aloha! Album Review Syaharani and Queenfireworks: Aloha! Album Review

Syaharani and Queenfireworks: Aloha! Album Review

Music

Alexandra Savior Alexandra Savior

Alexandra Savior: The Archer Single Review

Music

Rex Orange County: Pony Album Review Rex Orange County: Pony Album Review

Rex Orange County: Pony Album Review

Music

Coldplay: Orphans & Arabesque Single Review Coldplay: Orphans & Arabesque Single Review

Coldplay: Orphans & Arabesque Single Review

Music

Connect
%d bloggers like this: