Connect with us
Lana Del Rey: Chemtrails Over the Country Club

Music

Lana Del Rey: Chemtrails Over the Country Club Album Review

Tribute Lana Del Rey akan cinta dan karirnya sebagai musisi ikonik.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Hampir 10 tahun semenjak Lane Del Rey debut dengan single “Video Game”. Langsung viral, Lana menjadi salah satu musisi perempuan yang patut diberi perhatian lebih karena warna vokalnya yang unik dan one of the kind. Tak hanya suara yang khas, Lana memiliki style yang original dalam mengkomposisi musik dan menulis lirik; kehidupan surburbian Amerika Serikat selalu menjadi materi yang tak ada habisnya untuk dieksplorasi oleh Lana Del Rey.

Setelah bersuara lantang sebagai wanita Amerika yang mengkomentari gejolak budaya dan politik pada “Norman Fucking Rockwell!” 2019 lalu, “Chemtrails Over the Country Club” menjadi semacam album tribute Lana Del Rey akan cinta dan karirnya sebagai musisi ikonik. Dengan cara paling sederhana, jujur, dan rendah hati, Lana mengumpulkan berbagai materi dari masa lalu, merangkai semuanya ke dalam berbagai syair yang terbentuk dari berbagai footage peristiwa sentimental yang otentik.

‘Chemtrails’ sendiri merupakan sebutan untuk jejak udara berwarna putih yang biasanya kita lihat pada pesawat terbang dalam kesempatan tertentu. Dimana ada teori konspirasi bahwa jejak udara tersebut bisa saja mengandung gas kimia atau apapun yang bisa saja di-plotting oleh pemerintah tanpa sepengetahuan warga sipil. Namun, tidak sekompleks itu, Lana mengambil kata ‘chemtrails’ hanya sebagai “aksesoris” dalam sebuah pemandangan yang ada dalam kenangannya; “wearing our jewels in the swimming pool, me and my sister just playin’ it cool, under the chemtrails over the country club”, mengutip lirik dari lagu ‘Chemtrails Over the Country Club’.

‘White Dress’ menjadi track ballad pembuka yang mengajak kita mengenal masalah lalu Lana, saat dirinya masih muda dan belum terkenal. Dalam lagu ini, Lana bernyanyi dengan teknik vokal yang breathy, diiringi dengan instrumen piano yang lembut. Bercerita tentang ketika dirinya masih berusia 19 tahun dan merasa lebih bebas, bekerja sebagai pramusaji, mendengarkan musik Kings of Leon dan White Stripes. ‘Tulsa Jesus Freak’ juga memiliki kisahnya sendiri, terdengar seperti steamy night story, berpadu dengan komposisi musik dengan layer yang lebih banyak dengan vokal desahan, menciptakan track yang lembut dan sensual.

‘Let Me Love You Like A Woman’ secara sederhana menjadi tipikal lagu cinta yang khas dari Lana Del Rey. Begitu juga dengan track ‘Wild At Heart’ yang dibawakan dengan musik bernuansa western-waltz dengan sentuhan country, mengumandangkan semangat cinta yang natural dan bebas. Lana hendak mempresentasikan dirinya sebagai wanita dari kota kecil dengan ekspektasi cinta yang tidak muluk-muluk, tidak segemerlap yang kita bayangkan dari seorang musisi populer di kota besar.

Lana Del Rey selalu menjadi salah satu musisi wanita yang rendah hati dan gaya hidup yang sederhana. Ingat ketika Lana mengenakan gaun yang Ia beli di Walmart pada acara Grammy 2020? ‘Dark But Just A Game’ menjadi salah satu lagu yang Ia tulis untuk menyatakan bahwa ia berusaha keras untuk tidak berubah, meski dengan segala ketenaran dan kesuksesan yang Ia dapatkan.

Lana Del Rey: Chemtrails Over the Country Club

Lana Del Rey – Chemtrails Over the Country Club

Berapa banyak diva besar yang menghadapi skenario terburuk setelah ketenaran yang mereka peroleh? Lana pernah mengungkapkan betapa Ia mencintai dirinya dan tak pernah ingin kehilangan hal tersebut. ‘Dark Bit Just A Game’ dibawakan dengan aransemen musik yang gloomy, dengan dinamika nada minor menuju mayor, memperdengarkan sisi gelap sekaligus kelegaan.

Instrumen gitar akustik mengambil alih pada bab selanjutnya dalam “Chemtrails Over the Country Club”. ‘Not All Who Wander Are Lost’ dan ‘Yosemite’ memperdengarkan track dengan komposisi guitar-based yang lembut, kembali berbicara tentang cinta, prinsip-prinsip Lana dalam menjalani hubungan asmara.

Tak lengkap tanpa menyematkan satu atau dua track kisah cinta yang getir dalam album Lana Del Rey. Berkolaborasi dengan Nikki Lane, ‘Breaking Up Slowly’ diracik dengan instrumen gitar yang gloomy dan “sunyi”, mengandung chord yang sederhana dan repetitive, dengan vocal directing ala nursery rhym yang catchy. Menjadi salah satu track yang remarkable, sekalipun mungkin kita tak akan ingat judulnya.

‘Dance Till We Die’ menjadi track menjelang penutup dengan aransemen yang memperkaya variasi dengan musik blues, berpadu dengan country yang terdengar western banget. Hingga pada akhirnya, ‘For Free’ menjadi track penutup yang dengan alunan piano dengan American-Dream vibe. Dimana Lana bercerita tentang kehidupannya sekarang; tidur di hotel yang nyaman, belanja perhiasan. Dibuka dengan ‘White Dress’ yang memuat kisah masa lalu, ditutup dengan masa kini melalui ‘For Free’, menjadi salah satu detail sempurna dalam menyusun tracklist pada album ini.

Secara keseluruhan, Lana Del Rey kembali mempersembahkan album dengan kualitas A+ melalui “Chemtrails Over the Country Club”. Musik lebih didominasi oleh instrumen piano dan gitar yang lembut, hanya ada beberapa track yang diberi aransemen berbeda sebagai variasi. Dalam segi musikal, album ini memiliki mood yang syaduh, namun mengandung lirik yang bold dan kaya cerita dengan narasi.

Tak hanya menghibur penggemar dengan kisah personal, membuat kita lebih mengenal sosoknya, “Chemtrails Over the Country Club” bisa menjadi tribute yang Lana Del Rey lihat kembali di masa depan sebagai pengingat akan jati dirinya.

Click to comment

Demi Lovato Demi Lovato

Demi Lovato: Dancing with the Devil… The Art of Starting Over

Music

Blxst Blxst

BLXST feat. Ty Dolla $ign & Tyga: Chosen Single Review

Music

Kang Daniel Kang Daniel

Kang Daniel: Antidote Single Review

Music

Dave Grohl, Mick Jagger Dave Grohl, Mick Jagger

Mick Jagger with Dave Grohl: Eazy Sleazy Single Review

Music

Advertisement
Cultura Live Session
Connect