Connect with us
Lagu Terbaik My Chemical Romance
Photo by Naki/Redferns

Cultura Lists

Lagu Terbaik My Chemical Romance

Nostalgia dengan reuni My Chemical Romance.

Reuni My Chemical Romance (MCR) pada 20 Desember 2019 bisa jadi merupakan natal terindah bagi setiap penggemarnya. MCR telah mengumumkan konser reuninya semenjak awal bulan November lalu dan mendapat sambutan baik dengan penjualan tiket yang langsung sold out.

Awalnya konser akan diadakan di Los Angeles saja, namun baru-baru ini MCR telah menambah jadwal tour 2020-nya ke beberapa negara dengan fanbase MCR yang besar yaitu Australia dan Jepang.

Sedih tak bisa datang ke konser reuni MCR? Nikmati lagu-lagu terbaik My Chemical Romance berikut yang telah dirindukan oleh para penggemarnya.

Helena

“Helena” merupakan single utama dari album kedua MCR yang bertajuk “Three Cheers for Sweet Revenge”. Single satu ini merupakan awal dari kesuksesan dan dikenalnya MCR dalam industri musik rock internasional. “Helena” ditulis oleh Gerard Way untuk mengenang meninggalnya sang nenek yang bernama Elena. Kesedihan tersebut juga dituangkan dalam karya visual video klip bernuansa gothic yang sangat ikonik kala itu.

I’m Not Okay

Masih dari album kedua MCR, “I’m Not Okay” memiliki aransemen musik yang lebih fun dengan nuansa Punk yang rancak. Mendengarkan lagu ini secara live bisa membuat para penggemar terasa muda kembali, mengingatkan kita pada era 2000-an awal dengan musik-musik serupa yang masih diputar di radio.

Teenagers

Satu lagi yang bernuansa remaja yang fun dari MCR adalah “Teenagers”. Lagu ini merupakan salah single dari album ketiga mereka yang bertajuk “The Black Parade”. Lagu ini juga ditulis oleh Gerard Way tentang perspektifnya sebagai dirinya yang dulu pernah menjadi remaja dan tak paham mengapa para orang dewasa bertindak aneh pada dirinya. Namun, ketika ia telah beranjak dewasa, ia menyadari bahwa remaja terkadang bisa “menakutkan” bagi para orang berumur.

Welcome to The Black Parade

Lagu satu ini pastinya tak boleh dilewatkan dalam line up lagu terbaik MCR, “Welcome to The Black Parade” merupakan puncak kesuksesan dari sepanjang tahun band emo ini berkarya di industri musik. Rilis pada 23 Oktober 2006, single ini membuat nama MCR menjadi salah satu band terkenal pada masa itu.

Banyak orang mengatakan bahwa lagu ini seperti “Bohemian Rhapsody” versi emo. Lagu ini memiliki banyak unsur aransemen musik dan pergantian tempo yang variatif, namun berhasil dikomposisi dengan seimbang.

I Don’t Love You

Tak hanya di luar negeri, “I Don’t Love You” merupakan salah satu single dari MCR yang sempat merajai tangga lagu di setiap radio Indonesia pada masanya. Liriknya yang galau tentang patah hati dengan pembawaan musik yang nge-rock dan emosional, membuat lagu ini menjadi lagu patah hati sejuta umat emo.

Sing

Memasuki era album “Danger Days”, “Sing” merupakan single kedua dari MCR dengan lirik yang lebih fresh dan aransemen rock yang megah. Lagu ini juga sempat dicover oleh Glee dan menjadi salah satu lagu charity untuk memberikan dukungan untuk Jepang yang mengalami bencana alam gempa pada tahun 2011.

Kids From Yesterday

“Kids From Yesterday” merupakan single dari album ke-4 MCR yang dibawakan dengan aransemen musik rock dipadukan dengan musik techno retro. Video klip dari lagu ini merupakan dokumentasi singkat yang merangkum perjalanan MCR mulai dari band rock dengan mobil vans miliki nenek Ways bersaudara menuju panggung besar dengan ribuan penonton.

Destroya

Bagi penggemar MCR sejati, pastinya setuju kalau “Destroya” merupakan salah satu terbaik dari album “Danger Days”. Sekalipun tidak dipilih sebagai salah satu single utama dari album ini, Gerard Way dan kawan-kawan selalu tampil memukau ketika membawakan lagu ini secara live.

Cancer

MCR menulis lagu ballad dengan lirik yang menyentuh dalam lagu “Cancer”. Sesuai dengan tema dari album “The Black Parade”, lagu ini menggambarkan kesedihan The Patient, karakter utama dalam konsep album ini yang mengidap penyakit kanker. Lagu ini juga sempat dicover oleh Twenty One Pilot dengan eksekusi aransemen musik yang lebih lembut.

Famous Last World

“Famous Last World” merupakan single terakhir sekaligus track penutup dari album “The Black Parade”. Lagu ini memiliki makna personal bagi tiap member MCR. Proses rekaman album ketiga ini sempat mengalami kendala ketika sang bassist sekaligus adik Gerard, Mikey Way, mengalami gangguan kecemasan dan depresi. MCR juga sedang dalam titik terendah mereka dalam karir bermusik mereka.

Lagu “Famous Last World” menyuarakan perjuangan dan bentuk semangat dari para member untuk Mikey Way dalam melanjutkan hidup tanpa gentar. Semangat mereka dalam lagu ini membuahkan hasil yang manis setelah album “The Black Parade” rilis.

Click to comment

Leave a Comment

The Sounds Project Vol. 5: The Sounds Project Vol. 5:

The Sounds Project Vol. 5 Dengan Tampilan Baru

Entertainment

Film Tentang Psikoterapis Film Tentang Psikoterapis

Rekomendasi Film Tentang Psikoterapis

Cultura Lists

Billie Eilish No Time To Die Billie Eilish No Time To Die

Billie Eilish: No Time To Die Single Review

Music

Skena Musik Malang Skena Musik Malang

Skena Musik Malang “Antara Idealisme dan Realita”

Music

Advertisement
Connect