Connect with us
Kang Daniel
Photo: Konnect Entertaiment

Music

Kang Daniel: Antidote Single Review

“Yellow” menjadi akhir dari ‘color trilogy’ mini album dengan single ‘Antidote’.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Yellow” merupakan mini album terakhir yang menutup ‘color trilogy’ dari soloist K-pop, Kang Daniel. ‘Antidote’ menjadi single kedua yang dirilis bersamaan dengan albumnya pada 13 April 2021. Jika ‘Paranoia’ merupakan tentang single “penyakit” berupa sisi tergelam dan depresif dari Kang Daniel, ‘Antidote’ menjadi lagu penawaran yang lebih emosional dan penuh harapan.

“Lagu ini merupakan kisah tentang seakan kamu berada di ambang batas perasaan sakit hati. Kamu tidak bisa menyembuhkan sakit hati dengan obat. Aku ingin menggambarkan kontradiksi bagaimana mencari sesuatu yang sebetulnya tidak ada”, ungkap Kang Daniel tentang lirik lagu ‘Antidote’ dalam showcase yang Ia selenggarakan secara online melalui kanal YouTube.

Masih berkesinambungan dengan single ‘Paranoia’, ‘Antidote’ juga masih menyuguhkan cita rasa aransemen musik yang cukup serupa; edgy dan gloomy. Namun ‘Antidote’ memiliki warna komposisi yang baru dengan memadukan genre RnB dengan sedikit sentuhan rock. Musik R&B yang silky namun bervolume menjadi badan utama komposisi dari awal hingga akhir, sementara sentuhan rock dengan instrumen bass dan gitar menjadi aksen yang memberikan sentuhan alternatif.

“Yellow” merupakan mini album terakhir yang menutup ‘color trilogy’ dari soloist K-pop, Kang Daniel.

Berbeda dengan track-track sebelumnya yang memiliki komposisi repetitif untuk menciptakan track yang catchy, ‘Antidote’ terbentuk dari pola komposisi yang cukup variatif dan terdengar eksperimental. Contohnya saya komposisi musik yang berbeda antara verse pertama dengan verse kedua, hingga bridge mendekati penutup yang diisi dengan sedikit lirik rap.

Setelah mengikuti selera pasar dan mengekspose spotlight dan industri musik K-Pop yang menyenangkan dalam kedua album sebelumnya; “Cyan” dan “Magenta”, “Yellow” menjadi penutup dimana Kang Daniel memberikan dirinya sendiri ruang untuk jujur dan membagikan pengalaman kelamnya sebagai salah satu idol terkenal di industri ini.

Mulai dari album debutnya, “Color on Me” pada 2019, Kang Daniel hendak menandai karirnya sebagai soloist dengan mengeksplorasi berbagai konsep musik. Selama menjadi bagian dari boyband Wanna One, Kang Daniel juga telah tereskpose dengan berbagai genre musik, dengan konsep yang kontras satu sama lain setiap kali comeback. Namun, Kang Daniel harus mampu menemukan warna terbaru dalam dirinya sebagai seorang soloist.

Rangkaian album dengan konsep ‘warna’ ini menjadi perjalanan artistik bagi dirinya untuk menyuguhkan berbagai konsep musik dan ajang tolak ukur reaksi para penikmat musik K-Pop secara umum; menerka-nerka komentar seperti apa yang akan bermunculan ketika Ia mencoba menjadi mainstream maupun ketika berusaha jujur dengan dirinya sendiri.

Setelah era “Yellow” berakhir, akan muncul pertanyaan akan jati diri dan jenis musik seperti apa yang pada akhirnya menjadi warna sesuguhnya dari seorang Kang Daniel sebagai seorang idol.

Click to comment

Julia Michaels Julia Michaels

Julia Michaels: Not in Chronological Order Album Review

Music

The Armed The Armed

The Armed: ULTRAPOP Album Review

Music

Young Stoner Life Young Stoner Life

Young Stoner Life: Slime Language 2 Compilation Album Review

Music

PJ Harding & Noah Cyrus: People Don’t Change Album Review

Music

Advertisement
Cultura Live Session
Connect