Connect with us
martin scorsese the irishman
Robert De Niro, Martin Scorsese and Al Pacino (Photo by Jeff Spicer/Getty Images)

Entertainment

Jangan Menonton The Irishman Melalui Smartphone!

Martin Scorsese memohon agar The Irishman tidak ditonton melalui smartphone.

“The Irishman” merupakan film garapan Martin Scorsese terbaru yang menuai banyak ulasan positif. Film ini bergenre drama kriminal yang menceritakan masa lalu Frank Sheeran (Robert De Niro) sebagai pembunuh bayaran untuk keluarga mafia terkuat di Amerika, Bufalino. Kisah ini diangkat dari buku berjudul “I Heard You Painted Houses” karya Charles Brandt.

Sempat tayang di New York Film Festival pada bulan September dan masuk bioskop pada 1 November 2019, “The Irishman” akhirnya sudah bisa dinikmati di website streaming, Netflix semenjak akhir November lalu.

Hal ini nampak menimbulkan kekhawatiran bagi sang sutradara, Martin Scorsese. Melalui wawancaranya dengan Peter Travers untuk Rolling Stone, Martin memohon agar “The Irishman” tidak ditonton melalui smartphone.

“Jika anda hendak melihat salah satu dari film saya, atau sebagian besar film lainnya, saya mohon, saya mohon untuk tidak menontonnya melalui ponsel, saya mohon”, ungkap Martin Scorsese dengan sangat pada para penikmat film.

Selain tidak menonton melalui smartphone, Martin juga menyarankan untuk menonton “The Irishman” secara keseluruhan dalam satu kali sesi menonton, tanpa melakukan kesibukan lainnya apalagi dipotong-potong untuk beberapa hari.

Beliau menyatakan, poin penting dalam sebuah film adalah akumulasi dari setiap detil. Kesan kita pada sebuah film akan dipengaruhi oleh akumulasi dari setiap detil film yang membuat kita harus menikmatinya dari awal sampai akhir dalam satu momen.

“The Irishman” memang memiliki potensi untuk menjadi film yang membosankan karena durasinya yang mencapai 3 jam lebih. Mungkin akan lebih mudah untuk konsentrasi menonton film ini di bioskop, namun menonton dengan santai di rumah akan membuat kita lebih mudah teralihkan perhatiannya.

Jangan samakan metode menonton bersambung yang umumnya diterapkan pada serial untuk film ini. Berbeda dengan serial, setiap episode memiliki adegan akhir yang telah dirancang untuk menimbulkan rasa penasaran untuk episode selanjutnya dengan komposisi yang pas.

Berbeda dengan film, karya layar lebar satu ini dirancang untuk ditonton dalam sekali duduk dari awal hingga akhir. Tidak ada perhitungan untuk memotong mood dari alur cerita pada bagian manapun.

Oleh karena, siapkan waktu luang jika hendak menonton “The Irishman” melalui Netflix. Pastikan tidak untuk tidak menonton sambil melakukan kegiatan lain, akhir pekan bisa menjadi waku yang sempurna untuk menonton”The Irishman” dengan fokus.

The Irishman Review: Kisah Pembunuh Bayaran dengan Storytelling yang Hangat

Click to comment

Leave a Comment

Harriet (2019) Harriet (2019)

Rekomendasi Film Tentang Hak-Hak Sipil

Cultura Lists

Cam (2018) Netflix Cam (2018) Netflix

Cam Review: Film Cyber Thriller Netflix Terbaik

Film

posesif review posesif review

Posesif Review: Cinta Pertama yang Manis Sekaligus Traumatis

Film

The Farewell Review The Farewell Review

The Farewell Review: Tradisi Keluarga Cina Melindungi Orang Tua

Film

Advertisement
Connect