Connect with us
Senigma
Game of Thrones Season 8 Episode 2: “A Knight of The Seven Kingdom” Review
Photo: HBO

TV

Game of Thrones Season 8 Episode 2: “A Knight of The Seven Kingdom” Review

Episode ini dimulai dengan melanjutkan scene terakhir episode sebelumnya ketika Jaime Lannister sampai di Winterfell.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Episode “Winterfell” yang tayang minggu lalu merupakan sebuah setup bagi klimaks serta perang besar yang akan datang di season ini. Penonton diberikan beberapa reuni manis serta kedatangan berbagai karakter kunci yang berkumpul untuk perang terakhir di Winterfell. Secara keseluruhan episode kedua yang berjudul “A Knight of The Seven Kingdom” masih memegang fungsi yang sama yaitu sebagai sebuah setup. Bedanya adalah di episode ini para karakter melakukan persiapan terakhir baik persiapan fisik dan mental. Ada beberapa momen menyentuh dan momen penting yang kemungkinan besar akan menjadi kunci dalam perang melawan Night King di episode ini.

Episode ini dimulai dengan melanjutkan scene terakhir episode sebelumnya ketika Jaime Lannister sampai di Winterfell. Tindakan serta masa lalu Jaime menjadi sebuah hambatan yang menimbulkan berbagai pertanyaan terhadap intensi keberadaannya di Winterfell. Hal ini sangat wajar mengingat sejarah antara keluarga Stark dengan Lannister serta rasa dendam Daenerys kepada Jaime yang merupakan pembunuh ayahnya. Beruntung bagi Jaime masa lalu juga yang menjadi penyelamat bagi dirinya. Brienne menjadi penolong dan menjamin bahwa Jaime adalah orang yang dapat dipercaya.

Kedatangan Jaime ke Winterfell juga memberikan dampak bagi posisi Tyrion sebagai Hand of The Queen bagi Daenerys. Rencana pengkhianatan Cersei pada kesepakatan koalisi mereka diungkap oleh Jaime sehingga membuat Daenerys ragu terhadap kredibilitas serta kemampuan Tyrion. Untungnya hal ini tidak berlangsung lama ketika Ser Jorah berhasil meyakinkan Daenerys bahwa setiap orang pernah melakukan kesalahan dan berhak mendapatkan sebuah pengampunan. Sepertinya akan menarik untuk ditunggu aksi serta tindakan apa yang akan Tyrion lakukan untuk menebus kesalahan-kesalahan yang ia buat.

Salah satu topik penting yang diangkat di episode ini adalah pembicaraan mengenai masa depan Semua pihak memang sedang berada dalam posisi gencatan senjata dan bersatu untuk mengalahkan Night King, tetapi perlu diingat bahwa mereka masih memiliki kepentingan masing-masing dan berperang satu dengan yang lain. Topik ini diangkat melalui perbincangan Sansa dengan Daenerys. Percakapan kedua wanita berpengaruh ini mengingatkan penonton bahwa dibalik bahaya Night King yang menghampiri mereka ada sebuah perang dan permainan perebutan takhta yang belum berakhir. Pembicaraan mengenai masa depan juga terlihat dari janji manis Greyworm dan Missandei yang merencanakan kehidupan mereka setelah perang berakhir. Mengingat sebentar lagi kita akan berada di garis akhir, pembicaraan mengenai harapan serta masa depan menjadi sangat pas sebagai topik yang diangkat di episode ini.

Untuk melawan sebuah pasukan yang tidak dapat mati, diperlukan sebuah rencana matang untuk memenangkan pertarungan. Sejauh ini penonton tidak tahu bagaimana perang melawan Night King akan berjalan tetapi episode ini menjawab semua pertanyaan penonton. Bran secara mengejutkan memberikan sebuah ide dan rencana untuk menjebak Night King. Bran juga mengungkap motivasi Night King yang ingin menghapus manusia dan segala memori yang ada di dunia. Dengan kata lain Bran yang merupakan seorang Three Eyed Raven dan memegang seluruh memori serta rahasia dunia adalah prioritas utama dari Night King. Dengan memanfaatkan informasi baru ini, mereka akhirnya menyusun rencana untuk menggunakan Bran sebagai umpan untuk memisahkan Night King dari pasukannya.

Kedatangan Night King yang tinggal hitungan jam tentunya memberikan sebuah beban pikiran yang berat bagi para karakter. Sebuah pemikiran mengenai kemungkinan bahwa malam ini adalah malam terakhir dalam hidup mereka bukanlah sebuah hal ringan yang dapat diproses dengan mudah. Episode ini dengan sangat baik mengekspresikan rasa khawatir, tegang dan takut para karakter melalui beberapa scene yang menyentuh.

game of thrones season 8 episode 2

Photo: HBO

Salah satu adegan paling menarik adalah ketika Tyrion, Jaime, Brienne, Podrik, Ser Davos, Tormund berkumpul bersama untuk menikmati dan meratapi malam yang kemungkinan menjadi malam terakhir mereka. Scene ini menjadi menarik mengingat hampir semua karakter tersebut sempat berada di sisi oposisi dan menjadi musuh dari keluarga Stark. Takdir serta berbagai perjalanan sulit akhirnya mempertemukan mereka pada momen tersebut. Adegan ini berakhir dengan indah ketika Jaime mengangkat Brienne sebagai seorang kesatria diiringi oleh tepuk tangan karakter lainnya. Adegan ini memberikan kepuasan kepada penonton mengingat masa lalu serta hubungan kompleks Brienne dan Jaime. Hadiah Jaime kepada Brienne ini menjadi hadiah terakhir yang diberikan sebagai balas budi serta rasa hormat yang diberikan Jaime untuk Brienne. Momen pelantikan Brienne sebagai Knight of The Seven Kingdom oleh Jaime merupakan momen utama di episode ini.

Rasa takut akan kematian di malam terakhir ini membentuk salah satu adegan yang paling mengejutkan di episode ini yaitu hubungan Arya dengan Gendry. Secara mengejutkan kita diperlihatkan hubungan Arya dan Gendry yang tiba-tiba berubah ke arah yang lain. Di episode ini Jon Snow juga akhirnya mengungkap identitas aslinya kepada Daenerys. Reaksi Daenerys cukup menarik dan logis, ia tidak langsung percaya dan mempertanyakan klaim dari Jon Snow. Sayangnya percakapan keduanya harus berakhir dengan singkat ketika terompet peperangan berbunyi tanda kedatangan Night King dengan pasukannya.

Secara keseluruhan episode ini memberikan sebuah ketenangan sebelum perang besar yang akan terjadi. Episode ini secara unik sukses memberikan sebuah tensi melalui ketenangan yang diberikan. Berbeda dengan episode sebelumnya pacing di episode ini terasa begitu cepat, penonton diberikan banyak momen dan informasi penting untuk mengarahkan penonton pada klimaks dan perang terakhir. Pembicaraan mengenai harapan dan masa depan adalah topik menarik mengingat kita berada di garis akhir dari permainan perebutan takhta ini. Harapan juga yang menjadi sebuah bahan bakar dan motivasi setiap karakter untuk bertarung dan memenangkan pertarungan dengan Night King. Ada beberapa planting menarik seperti motivasi dari Night King, percakapan Tyrion dengan Bran, rencana mereka untuk mengalahkan Night King yang mungkin akan mendapat payoff di episode berikutnya. Melihat kedatangan Night King di Winterfell, episode berikutnya pasti akan dipenuhi oleh berbagai aksi dan kita melihat bagaimana rencana mereka menggunakan Bran sebagai umpan akan berjalan. Melalui episode kedua ini mudah – mudahan kita menjadi semakin siap untuk melihat klimaks serta rela jika beberapa karakter favorit kita akan menjadi korban dalam perang ini.

Click to comment

Leave a Comment

Ford vs Ferrari Review Ford vs Ferrari Review

Ford v Ferrari: Spoiler Review

Film

Living With Yourself Review Living With Yourself Review

Living With Yourself Review: Serial Drama Komedi Bertema Cloning

TV

chief of staff season 2 chief of staff season 2

Chief of Staff Season 2 Review

TV

Failin in Love Review Failin in Love Review

Failin in Love Review

TV

Connect