Connect with us
Senigma
flower crew joseon marriage agency

TV

Flower Crew: Joseon Marriage Agency yang Cheesy

Ide ceritanya sendiri menarik yaitu mak comblang zaman kerajaan.

Kalau kita mengamati tren drama Korea yang mengambil setting kerajaan, plot umumnya fokus pada intrik politik perebutan tahta. Ada pula yang berkisah tentang selir para raja hingga tabib raja yang paling termasyhur. Namun Flower Crew: Joseon Marriage Agency memiliki pendekatan berbeda. Meski menampilkan perebutan tahta, fokus ceritanya bukan di sana. Melainkan tentang profesi mak comblang yang dilakukan tiga sekawan pria tampan yaitu Ma Hoon, Do Joon, dan Young Soo. Tiga sekawan ini disebut sebagai Flower Crew. Berbeda dengan profil mak comblang yang umumnya sudah berumur, ketiga sekawan ini tergolong masih sangat muda.

Ma Hoon sebenarnya adalah anak seorang petinggi di Dewan Negara. Bibinya sendiri berhasil menjadi seorang ratu. Namun sang raja dan putra mahkotanya mati. Keadaan kerajaan yang goncang terlihat tak memengaruhi Ma Hoon. Ia tetap menerima banyak klien untuk dicarikan jodohnya. Bagi keluarganya, profesi yang dijalani Ma Hoon kurang bagus. Ayahnya bersikeras agar ia kembali ke rumah dan menjalani hidup sebagai bangsawan. Ma Hoon menolak karena lebih menyukai seni menjodohkan orang.

Ia punya aturan yaitu menjodohkan pasangan yang memang memiliki kemungkinan berhasil. Karena itu ia menolak permohonan Lee Soo. Anak seorang pandai besi ini jatuh cinta dengan seorang perempuan bernama Gae Ddong. Meski akrab dengan Gae Ddong, Lee Soo yakin ia membutuhkan bantuan mak comblang. Apalagi rumor mengatakan, pasangan yang dipertemukan oleh Flower Crew tidak pernah gagal dalam menjalin hubungan. Lee Soo sampai-sampai ingin memberikan warisan mendiang ibunya yang paling berharga kepada Flower Crew. Di sisi lain, Ma Hoon sangat membenci Gae Ddong karena mereka sendiri memiliki masalah.

Meski memiliki ide cerita menarik, sayangnya ketika dieksekusi drama ini begitu cheesy. Tentu drama yang cheesy memiliki segmentasi pasarnya sendiri. Namun bagi yang tidak menyukai drama cheesy dengan love line kental akan merasa kesal ketika menonton Flower Crew: Joseon Marriage Agency. Adegan awal cara kerja ketiga mak comblang ini pun terasa seperti ftv sekali. Hampir tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Misalnya ketika pasangan yang dijodohkan ini jatuh cinta karena si perempuan diselamatkan oleh si lelaki dari drum-drum yang jatuh. Scene ini terasa begitu lebay karena si perempuan tidak menyingkir dan justru hanya berteriak menunggu diselamatkan.

Tokoh perempuan dalam drama ini juga digambarkan dengan stereotip yang kurang menyenangkan. Perempuan dianggap lemah dan membutuhkan pertolongan lelaki. Saking lemahnya sampai si perempuan tidak bisa berpikir untuk sekadar menyingkir ketika ia hampir dijatuhi drum. Sementara perempuan seperti Gae Ddong yang tomboi digambarkan senang membuat onar, kasar, keras kepala, dan tidak peka terhadap cinta. Walaupun begitu Gae Ddong tetap digambarkan sebagai karakter lemah karena ada scene di mana ia perlu diselamatkan.

Gambaran berbeda diberikan kepada karakter laki-laki di dalam drama ini. Sebagian tokoh lelaki terlihat feminin. Namun sekali lagi gambaran terhadap karakter lelaki feminin di dalam drama ini terasa sedikit berlebihan. Di luar itu secara akting tokoh-tokoh utamanya masih belum memberikan kesan mendalam. Episode pertamanya akan membuat kita bertanya-tanya yang mana para tokoh utamanya.

Click to comment

Leave a Comment

Zombieland 2009 Zombieland 2009

Zombieland Review: Film Zombie Komedi Terbaik yang Pernah Ada

Film

five feet apart review five feet apart review

Five Feet Apart Review: Kisah Cinta Terpaut Jarak 5 Kaki

Film

In The Tall Grass Review In The Tall Grass Review

In The Tall Grass Review: Film Horor Menegangkan Tanpa Esensi

Film

bebas film review bebas film review

Bebas Review: Memberikan Nuansa Nostalgia 90an

Film

Connect