Connect with us
Drake: Scary Hours 2 EP Album Review
Photo via NME.com

Music

Drake: Scary Hours 2 EP Album Review

Meneruskan EP sebelumnya yang dirilis pada 2018, ‘Scary Hours 2’ jadi ajang pembuktian diri Drake.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Mengikuti tradisi, Drake meluncurkan EP lebih dulu sebelum album terbaru. Setelah ‘Scary Hours’ yang dirilis pada 2018 lalu sebagai promosi album kelima ‘Scorpion.’ Kali ini lanjutan ‘Scary Hours 2’ menyongsong hadirnya album keenam, ‘Certified Lover Boy.’

‘Certified Lover Boy’ awalnya digadang-gadang akan meluncur pada Januari 2021. Terutama mengingat proses produksi super panjang dari tahun 2018 lalu. Sayangnya tanggal peluncuran tersebut pun resmi dimundurkan dan Drake justru merilis EP dengan 3 track: ‘Scary Hours 2.’

Sepanjang jeda dari album kelima dan enam, Drake memang tidak sepenuhnya vakum. Rapper dengan nickname Drizzy ini merilis sederet hits sekaligus mixtape dan album kompilasi seperti ‘Care Package’ dan ‘Dark Lane Demo Tapes.’ Walau tak bisa disangkal, pendengar dan penggemar menantikan karya yang lebih solid dari rapper asli Toronto, Kanada ini.

‘Scary Hours 2’ dirilis dengan 3 track berbeda serta menggandeng 2 rapper yang tengah naik daun: Lil Baby dan Rick Ross. EP ini masih mengusung irama dan “rasa” paten milik Drake. Ditambah kolaborasi cantik yang selalu sukses dieksekusi oleh sang rapper dan produser.

“We’ll see what’s ’bout to happen next” menjadi lirik memorable dan pembuka yang menohok pada track pertama, “What’s Next.” Lirik sekaligus tematik yang diangkat track ini sejalan dengan penjelasan Drake mengenai perilisan ‘Scary Hours 2,’ yang disebut sebagai pemanas untuk “next masterpiece.”

Terbukti, “What’s Next” berhasil membangun hype yang dibutuhkan. Tidak hanya untuk album keenam Drake berikutnya. Melainkan juga 2 track lain di mini album ini.

Club-ready beat yang disisipkan dalam track ini ditunggangi dengan sangat apik dengan flow rap dari Drake. Selintas, “What’s Next” memiliki aftertaste mirip dengan “Laugh Now, Cry Later,” yang menjadi salah satu hits terbaik Drake dari tahun kemarin. Hook yang catchy juga dijamin akan mudah membawa track ini sebagai earworm; membawa pendengar akan ingin kembali lagi dan lagi mendengarkan lagu yang sama.

Bila “What’s Next” menjadi track yang sangat-Drake, maka Lil Baby justru mencuri perhatian di “Wants and Needs.” Drake seolah memberi ruang untuk sang rapper bersinar dengan membawakan verse yang offbeat. Selanjutnya menyerahkan nyaris seluruh bagian lagu untuk dibawakan oleh Lil Baby.

Untungnya Lil Baby memang bukan kolaborator kaleng-kaleng. Sang guest star bergelimang dengan flow dan permainan kata cantik. Sepertinya tidak akan berlebihan bila berharap Lil Baby juga akan menjadi salah satu featuring di album keenam nanti.

Setelah 2 track sebelumnya, “Lemon Pepper Freestyle” terdengar lebih mellow. Untuk lagu terakhir di ‘Scary Hours 2’ ini Drake menyertakan instrumen bass dengan gaya British yang kental. Ditambah bagian verse Rick Ross yang cukup mencuri spotlight.

Berbanding terbalik dengan track sebelumnya dimana Drizzy mengijinkan Lil Baby memegang kendali. Kali ini Drake sepenuhnya menguasai flow di “Lemon Pepper Freestyle.” Track yang menggunakan sampel dari hits Quandron rilisan 2010, “Pressure” menunjukkan bagaimana Drake sama sekali belum kehilangan sentuhannya.

“Lemon Pepper Freestyle” diangkat dari variasi rasa untuk hidangan sayap ayam yang rupanya jadi kesukaan Drake. Lirik di track ini tentu tidak ada hubungan sama sekali dengan makanan maupun lemon pepper.

Sebaliknya Drake justru menarasikan lirik dengan isi yang cukup menarik. Mulai dari bagaimana ia disebut sebagai “petty king,” sampai bayangan tentang pemakamannya nanti di Air Canada dan siapa saja yang akan hadir.

Bar seperti “Used to say I had ‘fore I got it, now I got it all / And bein’ honest, I don’t really wanna talk about it / And if I didn’t have it, wouldn’t sulk about it / I had is so long, I don’t even celebrate it / Negative thoughts don’t even enter my inner matrix / ‘Magine ’em still rappin’ ‘bout if I never made it” juga jadi lirikal yang sangat khas Drake.

Masing-masing track di EP ‘Scary Hours 2’ sukses membangun hype untuk luncuran berikutnya. Menjanjikan hadirnya karya-karya solid dari Drake bila dibandingkan “selingan” sepanjang tahun 2019 dan 2020. Drake juga berhasil membuktikan ia belum kehilangan sentuhan magis dalam melahirkan catchy track yang berpotensi menjadi hits.

Setelah ‘Scary Hours 2,’ rasanya pendengar semakin tidak sabar menunggu tanggal pasti perilisan ‘Certified Lover Boy;’ yang semoga saja tidak mundur dari kuartal pertama tahun ini.

Click to comment

Demi Lovato Demi Lovato

Demi Lovato: Dancing with the Devil… The Art of Starting Over

Music

Blxst Blxst

BLXST feat. Ty Dolla $ign & Tyga: Chosen Single Review

Music

Kang Daniel Kang Daniel

Kang Daniel: Antidote Single Review

Music

Dave Grohl, Mick Jagger Dave Grohl, Mick Jagger

Mick Jagger with Dave Grohl: Eazy Sleazy Single Review

Music

Advertisement
Cultura Live Session
Connect