Connect with us
Australia Tourism
Criminal: Spain Review
Netflix

TV

Criminal: Spain Review

Menyajikan kasus-kasus yang lebih kompleks dan emosional.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Criminal” merupakan salah satu Netflix Original Series terbaru dengan genre drama kriminal. Serial ini berfokus pada proses investigasi dalam bentuk wawancara dengan orang yang berkaitan dengan kasus tertentu. Terdiri dari 4 versi serial dari berbagai negara di Eropa. Mulai dari “Criminal: UK”, “Criminal: France”, “Criminal: German”, dan “Criminal: Spain”. Setiap versi serial dimainkan oleh sederet aktor dan bahasa lokal masing-masing.

Namun, semua versi dalam serial “Criminal” disutradarai dan ditulis oleh Jim Field Smith serta George Kay. Meski dibawahi oleh sutradara yang sama, setiap versi memiliki keunggulan dan gaya investigasinya masing-masing. Menyuguhkan berbagai rasa yang tidak akan membuat kita bosan.

“Criminal: Spain” merupakan versi dari Spanyol yang menyajikan berbagai kasus-kasus lebih kompleks dibandingkan dengan “Criminal: UK”. Terdiri dari 3 episode; “Isabel”, “Carmen”, dan “Carmelo”. Masih dengan plot twist di episode tertentu, emosi kita akan naik turun bersama tim investigasi dari Spanyol.

Dibuka Dengan Episode Pertama yang Kompleks

“Isabel” merupakan episode pertama dalam Criminal: Spain yang langsung menantang otak kita untuk memahami kasus yang sedang diperdebatkan. Dibuka dengan scene Isabel yang berbicara soal cinta secara santai dengan tim investigator. Isabel adalah wanita flamboyan dan sangat mencintai anjingnya lebih dari apapun.

Kita tidak akan disuguhkan penjelasan tentang kasus secara gamblang. Dari awal, kita akan merasa seperti tidak nyambung dengan kasus yang sedang mereka bahas. Dibutuhkan konsentrasi dan fokus untuk menyimak setiap dialog yang terjadi agar paham dengan kasus secara keseluruhan.

Isabel bukan terduga yang mudah ditebak sekalipun ia tampak seperti tipikal wanita sosialita yang tak tau apapun soal trik dan menyembunyikan sesuatu. Ia adalah karakter wanita yang sering dianggap remeh namun menyimpan kecerdasan dan sifat manipulatif yang tidak ada hentinya sebelum kita berhasil memahami kelemahannya dan memanfaatkan hal tersebut.

Drama Dalam Tim Investigasi yang Menarik Untuk Disimak

Dalam versi Spanyol, satu karakter yang cukup mendominasi cerita adalah detektif Maria. Detektif satu ini tampil sebagai karakter yang kuat dan selalu berhasil memancing terduga untuk menjawab pertanyaan secara jujur. Selain tampil sebagai karakter unggulan, hubungannya dengan salah satu anggota tim juga mempengaruhi perkembangan kinerjanya yang berdampak pada kasus terakhir, “Carmelo”, yang akan terasa tidak melegakan.
Dari perspektif Maria, kita juga akan melihat sentuhan drama klise yang memperlihatkan sisi manusiawi seorang detektif. Mereka juga punya keluarga, rencana liburan, dan hubungan yang kompleks dengan koleganya. Membuat karakter terlihat lebih natural.

Kita juga akan melihat kelemahan dari beberapa karakter dalam melakukan wawancara. Tidak semua orang ahli dalam pekerjaannya dan hal tersebut diangkat dalam versi serial satu ini. Banyak detektif atau polisi di luar sana yang membawa wawancara ke arah yang salah untuk mempermudah penyelidikan mereka.

Kasus-Kasus yang Lebih Kompleks Dan Emosional

Terdapat 3 episode kompleks dan emosional yang akan kita saksikan di “Criminal: Spain”. Episode kedua merupakan episode dengan plot twist yang cukup mencengangkan. Penulisan cerita berhasil membangun suasana yang membingungkan dan membuat kita cepat menarik kesimpulan tanpa melihat sesuatu yang menanti di akhir cerita. Tak hanya tim investagasi yang dibuat terpaku, kita juga akan geleng-geleng kepala melihat episode “Carmen” satu ini.

Sekali lagi, serial ini memilih aktor-aktor yang totalitas dalam berakting. Dengan konsep minimalis dan dialog yang berat, butuh akting yang mumpuni untuk membawakan setiap karakter untuk terlihat realistis dan natural.

Secara keseluruhan, “Criminal: Spain” merupakan versi dengan kompleksitas kasus yang ditingkatkan. Konsep minimalis dengan dialog yang berat masih dipertahankan dengan sentuhan kemanusian dan sisi investigator yang tidak selalu hebat dan cerdas. Penulisan cerita berhasil membangun nuansa suspense dan mengecoh perasaan dan perspektif kita setiap menitnya. Namun, 3 episode tidak cukup untuk menampilkan drama yang diselipkan dalam tim investigator dengan akhir yang terkesan menggantung.

Click to comment

Leave a Comment

the irishman review the irishman review

The Irishman Review: Kisah Pembunuh Bayaran dengan Storytelling yang Hangat

Film

Love With Flaws Love With Flaws

Love With Flaws

TV

Kim Ji-young: Born 1982 Kim Ji-young: Born 1982

Kim Ji-young Born 1982: Potret Patriarki di Korea

Film

Psychopath Diary Psychopath Diary

Psychopath Diary Review

TV

Connect