Connect with us
Lil Nas X
Lil Nas X | Photo: Time.com

Cultura Lists

Best New Artists 2019

Beberapa musisi berikut ini langsung melesat di tahun awalnya berkarir.

Tahun ini tak hanya para musisi kawakan saja yang merajai chart musik dunia. Ada beberapa musisi muda yang baru muncul dan langsung menyita perhatian. Banyak dari mereka masih berusia muda dan menawarkan karya yang segar. Mereka tak hanya berani mendobrak pakem tetapi juga tampil unik meski ada risiko ditolak pasar.

Lil Nas X

Pria kelahiran 1999 ini meledak sejak awal tahun lewat lagu Old Town Road yang bergenre hiphop. Lagu tersebut menempati peringkat pertama US Billboard Hot 100 selama 19 minggu sehingga memecahkan rekor. Ia juga langsung mendapat trofi penghargaan Song of The Year. Sejauh ini video klip dari Old Town Road telah mencapai 405 juta penonton. Uniknya Lil Nas memulai karirnya sebagai selebtwit. Awalnya ia membuat akun di Facebook lalu pindah ke Instagram. Ternyata kesuksesan ia temukan di Twitter.

Lil Nas X: 7 EP Album Review

King Princess

Gadis ini telah “dilamar” oleh sebuah label musik ketika usianya sebelas tahun. Namun ia menolak karena tidak mau idealisme bermusiknya dicampuri. Sebelum yakin dengan arah musiknya, ia menahan diri untuk bergabung dengan label manapun. Di akhir tahun 2018, ia meraih penghargaan sebagai Breakout Pop Artist of The Year ketika baru beberapa mulan merilis lagu. Musiknya memiliki sentuhan Janis Joplin. Album barunya yaitu Cheap Queen yang rilis tahun ini mendapat review bagus di mana-mana.

Anteros

Sebenarnya grup band yang terdiri dari empat anggota dengan seorang vokalis perempuan ini telah beberapa tahun terjun ke dunia musik. Namun album debut mereka baru keluar di 2019. Laura, sang vokalis, menyebutkan aliran musik Anteros sebagai disko dengan sentuhan rock. Anteros mulai dikenal publik dengan luas sejak mereka menjadi band pembuka dalam tur Inggris milik One Ok Rock. Topik yang mereka angkat dalam lirik lagunya pun menarik. Beberapa berisi kritikan terhadap isu sosial misalnya Drive On yang membicarakan sampah plastik.

Chappaqua Wrestling

Duo Charlie Woods dan Jake Mac telah bermain dan menulis musik bersama sejak mereka berusia 14 tahun. Setelah dewasa, mereka terjun ke dunia musik di tahun 2018. Tahun ini eksistensi mereka mulai diperhitungkan sejak menjadi salah satu penampil dalam konser musik The Great Escape di Brighton, Inggris. Single mereka yang terkenal adalah Plan Trees. Track menarik lainnya adalah Is She Happy Turning on Her Side? yang memiliki melodi unik. Begitu pula dengan Cry Every Time yang memiliki sentuhan musik ala tahun 60-an.

Chai

Tahu kawaii? Ini adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada penampilan imut, biasanya perempuan. Ada contoh artis yang umumnya mendapat julukan kawaii seperti AKB 48 atau Twice. Namun, ada grup punk, pop, dan elektro yang meredefinisi konsep kawaii yaitu Chai. Mereka tampil dengan warna-warna imut, bersikap sok imut di video klip, tetapi memasang wajah datar. Selain itu banyak dari konsep lagunya menentang konsep kecantikan konvensional dan mempromosikan self love. Keempat anggotanya juga memakai baju yang gombrong.

Mahalia

Beraliran R&B, hip-hop, dan soul Mahalia Burkmar meraih sorotan tahun ini setelah masuk dalam nominasi 2019 BRITs Critic’s Choice Award. Salah satu singlenya yang fenomenal adalah Sober telah meraih 37 juta penonton. Ia juga telah melakukan tour dengan Ed Sheeran dan berkolaborasi dengan Rudimental. Sebenarnya Mahalia telah terjun ke dunia musik sejak usia 13 tahun meski belum dikenal publik dengan baik. Namun ia konsisten dengan warna musiknya sehingga kini menjadi semakin lihai di usia ke 21. Beberapa orang mungkin menganggap musiknya biasa saja tetapi lirik yang semakin matang dan suara yang menis telah membius publik.

Cuco

Dengan lirik Spanglish alias campuran Bahasa Spanyol dan Inggris, Cuco mulai dikenal melalui single Lo Que Siento. Lagu tersebut meraih 20 juta penonton. Ia mempelajari berbagai alat musik secara otodidak. Mengaku tak pandai menulis lirik lagu tetapi Cuco terus melakukannya. Genre yang ia pilih adalah dream pop dengan sentuhan jazz dan hip hop. Pada 2018 ia tampil di Coachella. Tahun ini Cuco bergabung dengan agensi Interscope Records dan siap untuk lebih populer lagi. Salah satu motivasinya terjun ke dunia musik adalah menjadi representasi dari kelompok Meksiko-Amerika terutama karena ia generasi pertama.

Phum Viphurit

Solois bergenre neo soul ini menyebut bahwa musiknya dapat digambarkan seperti siraman mentari. Ia mulai dikenal publik sejak kesuksesan single Lover Boy di tahun 2018. Tahun ini, Phum mengumumkan tur Asia-nya mulai dari Jepang, Taiwan, Korea, Singapura, hingga Indonesia. Daya tarik musiknya berasal dari melodi yang mellow dan permainan gitar akustik yang kerap ia pertontonkan. Sebenarnya tahun lalu Phum telah melakukan konser indienya di Indonesia dan disambut antusiasme yang tak kalah baik. Ia dipuji karena berani melakukan tur Asia di tengah tingginya pengaruh musik dan penampilan musisi Asia Timur yang mendominasi industri musik di Benua Asia.

Click to comment

Leave a Comment

Museum Musik Indonesia Malang Museum Musik Indonesia Malang

Museum Musik Indonesia dan Dominasi Rock di Malang

Music

The Sounds Project Vol. 5: The Sounds Project Vol. 5:

The Sounds Project Vol. 5 Dengan Tampilan Baru

Entertainment

Film Tentang Psikoterapis Film Tentang Psikoterapis

Rekomendasi Film Tentang Psikoterapis

Cultura Lists

Billie Eilish No Time To Die Billie Eilish No Time To Die

Billie Eilish: No Time To Die Single Review

Music

Advertisement
Connect