Descriptive alt text for image 1 - This image shows important visual content that enhances the user experience and provides context for the surrounding text.
Abirama: Ego Single Review - Cultura
Connect with us
Descriptive alt text for image 3 - This image shows important visual content that enhances the user experience and provides context for the surrounding text.
abirama ego

Music

Abirama: Ego Single Review

Berkenalan lagi dengan Abirama melalui single Ego yang idealis dan jujur.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Ego” merupakan single keenam dari Abirama yang telah rilis pada 8 November 2019 lalu. Melalui single terbarunya, Abirama mengajak para pendengarnya untuk berkenalan kembali dengan sisi idealis sang musisi.

Berbeda dengan single-single sebelumnya yang lebih nge-pop dan easy listening seperti “Somewhere I Belong”, “Terasa Nyaman”, hingga “Tersenyum Lagi”, “Ego” tampil dengan aransemen musik yang lebih dark dengan genre urban pop. Abirama berkolaborasi dengan DJ Sumantri dalam mengkomposisi aransemen musik lagu ini.

Merilis “Ego” sebagai single terbarunya merupakan langkah berani dari Abirama, ia ingin mulai memeluk idealismenya dalam bermusik. Musisi dengan nama lengkap Antonius Aninditya Abirama Anggoro mengaku bahwa vokal bukan merupakan kekuatan utamanya dalam bermusik. Sebelum menjadi penyanyi di tanah air, Musisi 26 tahun ini pernah memiliki karir sebagai produser musik EDM dan DJ di Belanda. Abirama percaya diri bahwa ia lebih jago dalam mengaransemen musik untuk mengekspresikan emosi yang ia ingin sampaikan dalam sebuah lagu.

“Ego” memiliki warna musik bernuansa pop psychedelic yang elegan dan atmospheric. Secara kemasan, single ini terdengar well-produced dengan mixing yang smooth. Aransemen musik dengan pilihan chord yang menciptakan melodi lebih “gelap” ini, sesuai dengan lirik yang telah ditulis oleh Abirama tentang mengendalikan egonya.

Lagu ini ditulis oleh Abirama sebagai media introspeksi setelah bertengkar cukup hebat dengan sang istri. Berawal dari perdebatan kecil, Abirama akhirnya dikuasai oleh egonya sendiri dan membuat keributan. Namun, dirinya pun segera sadar akan kesalahannya dan menuangkan buah pikirannya menjadi sebuah lirik yang jujur sekaligus puitis.

Dalam lirik lagu “Ego” Abirama terdengar sedang berbicara dengan dirinya sendiri. Melalui lirik “ego right now you’re running wild, just try to keep your thoughts inside”, menunjukan usaha Abirama dalam menahan dan mengendalikan egonya. Kehilangan kendali merupakan suatu hal yang bisa dirasakan oleh siapa saja. Sebagai karya yang idealis dan anti mainstream, lagu ini sebetulnya relevan bagi siapapun yang mendengarnya.

“Ego” memiliki perpaduan antara lirik dan aransemen musik yang saling melengkapi. Melalui lirik tentang introspeksi diri dan diiringi dengan alunan musik atmospheric yang menenangkan, “Ego” merupakan pembuktian solid dari Abirama akan kekuatannya dalam mengekspresikan diri melalui keahliannya dalam meracik musik.

Abirama optimis single terbarunya akan disambut dengan baik karena kejujuran dalam bermusik, ia berharap para pendengarnya dapat mengapresiasi “Ego” sebagai lagu yang manusiawi.

How to Experience Java Jazz Festival 2026

Lifestyle

barbra streisand woman in love barbra streisand woman in love

‘Woman in Love’ dan Kenangan yang Tak Pudar

Music

SIENNA SPIRO - Die On This Hill SIENNA SPIRO - Die On This Hill

Sienna Spiro Menumpahkan Luka dan Loyalitas Toxic dalam “Die on This Hill”

Music

Robyn Sexistential Robyn Sexistential

Robyn Menari di Antara Tubuh dan Eksistensi dalam ‘Sexistential’

Music

Advertisement Drip Bag Coffee
Connect

References

  1. Wikipedia contributors. (2024). "Cultura." Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Cultura
  2. Google. (2024). "Search results for Cultura." Retrieved from https://www.google.com/search?q=Cultura
  3. YouTube. (2024). "Video content about Cultura." Retrieved from https://www.youtube.com/results?search_query=Cultura