Connect with us
6 Film Populer yang Dilarang Tayang di Beberapa Negara
The Simpsons (Photo via EW.com)

Cultura Lists

6 Film Populer yang Dilarang Tayang di Beberapa Negara

Film-film bagus tapi dilarang tayang di beberapa negara.

Beberapa orang mungkin masih belum mengetahui apabila ada sekumpulan film yang dilarang tayang karena alasan tertentu. Karya seseorang terkadang merupakan hinaan bagi orang lain. Seni itu subjektif, dan film memiliki cara tersendiri untuk menghidupkan percakapan dan kontroversi dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh lukisan, patung, serta musik.

Beberapa film ini tampaknya tak ada habisnya dilarang di beberapa negara karena alasan konten, materi film atau hal lainnya. Banyak film terlarang yang justru merupakan film terkenal. Ada pula film yang menantang para pemimpin atau gerakan politik. Bahkan, terdapat juga film-film yang dilarang karena alasan yang tidak jelas. Berikut ini 6 film populer yang dilarang tayang di beberapa negara.

The Great Dictator (1940)

Pada tahun 1930-an, dua orang yang paling terkenal di dunia adalah Adolf Hitler dan Charlie Chaplin. Keduanya memiliki rupa yang cukup mirip. Ketika Chaplin mendengar penindasan Nazi yang meningkat terhadap orang-orang Yahudi dari teman-temannya di Eropa, ia memanfaat kesamaannya untuk menyindir Hitler dan rezim Nazi.

Saat Chaplin membuat film ini, ia khawatir orang-orang tidak ingin menonton film komedi tentang diktator fasis yang dalam kehidupan nyata melakukan hal-hal yang tidak lucu. Namun, ketika dirilis publik Amerika justru menyukainya. Meski ini adalah film yang populer di AS, The Great Dictator dilarang tayang di sebagian besar negara Eropa dan Amerika Selatan.

Last Tango in Paris (1972)

Last Tango in Paris merupakan film yang kontroversial. Pemerintah Inggris dan AS berusaha untuk melarang film ini karena memiliki konten yang eksplisit secara seksual. Film ini pada dasarnya menceritakan dua orang pria paruh baya yang berkonspirasi untuk melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita muda. Namun, film ini memenangkan sebagian besar hati para pengulas film. Bahkan Roger Ebert seorang kritikus film menyebut bahwa Last Tango merupakan film terbaik di tahun 1972.

The Simpson: Movies

The Simpson adalah karya animasi dari seniman Amerika. The Simpson menceritakan kehidupan sebuah keluarga yang tinggal di negeri paman Sam tersebut. Film ini cukup terkenal karena selain memiliki unsur komedi namun juga sarkastik. Tak jarang pula film ini menayangkan episode yang menceritakan suasana politik di negara Amerika. Sehingga banyak warga Amerika yang menyukai film ini.

Namun, hal ini berbeda dengan negara Burma. Burma terkenal dengan banyaknya masyarakat yang meyakini kejadian mitos. Banyak hal-hal yang mungkin masih belum bisa dijelaskan dengan logika tetapi dipercaya oleh sebagian besar rakyat Burma. Begitu pula dengan film The Simpson. Film ini dilarang tayang di Burma karena alasan yang mungkin tidak masuk akal. Pemerintah Burma melarang The Simpson karena film ini memiliki terlalu banyak warna kuning di dalamnya.

The Wolf of Wall Street (2013)

Mungkin hal ini tidak terlalu mengejutkan mengingat film ini memiliki banyak konten yang sangat amoral dan vulgar. Sejauh ini, dua negara yaitu Malaysia dan Nepal melarang film ini ditayangkan. Sedangkan negara lainnya yaitu India, Lebanon, dan Uni Emirat Arab memotong beberapa adegan dan plot dalam film hingga hampir satu jam dari durasi tayang. Negara lain seperti Singapura memberi peringkat yang buruk pada film ini untuk mencegah warganya menonton.

Noah (2014)

Noah merupakan film yang diadaptasi dari cerita perjanjian lama bahterah Nuh. Film ini dibintangi oleh Russel Crowe sebagai pemeran utama. Nuh yang muncul dalam Alkitab, dihormati oleh tiga agama Ibrahim yaitu Yudaisme, Kristen, dan Islam. Indonesia merupakan rumah bagi penganut Muslim terbesar di dunia, dan memiliki minoritas Kristen yang cukup besar. Namun, grup bioskop terbesar di Indonesia menegaskan tidak merilis film tersebut.

Pemutaran awal film Noah ini juga menimbulkan kritik dari kelompok-kelompok Kristen konservatif di AS, yang mengklaim bahwa film tersebut tidak mengikuti kisah Alkitab. Lembaga Sensor Film Indonesia tidak mengatakan secara jelas apakah larangan tayang film Noah karena penggambaran nabi Nuh. namun, salah satu anggota lembaga sensor mengklaim bahwa film Noah mengandung unsur SARA.

The Texas Chainsaw Massacre

Mungkin ini adalah satu-satunya film dengan jumlah larangan tayang terbanyak. Brasil, Prancis, Jerman, Australia, Finlandia, Norwegia, Inggris, Swedia, Singapura, Kanada, dan Islandia melarang film ini karena konten kekerasan dan sadistik yang melebihi batas. Film ini dirilis pada tahun 1974 dan merupakan film horor mengerikan. The Texas Chainsaw Massacre bercerita tentang sekelompok orang yang menjadi korban keluarga kanibal saat dalam perjalanan mengunjungi wisma tua.

Meski memiliki berbagai macam kontroversi, namun film-film tadi layak untuk ditonton. Bahkan diantaranya memiliki peringkat yang tinggi dan menjadi favorit para pecinta film. Untuk menonton film-film yang dibatasi secara geografi tersebut, kita bisa menggunakan VPN online. VPN biasa digunakan para penikmat film untuk menghilangkan batasan geografi yang biasanya menghalangi film-film yang baru untuk dirilis di negara-negara tertentu.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect