Connect with us
Rekomendasi Album Electronic Music Terbaru
Yu Su

Cultura Lists

5 Rekomendasi Album Electronic Music Terbaru

Sederet album electronic untuk menemani rutinitas maupun sumber inspirasi.

Musik electronik merupakan salah satu genre yang memiliki banyak style atau sub-genre, masih terus berkembang seiring perkembangan zaman. Mulai dari old-school techno dengan breakbeats yang khas pada musik-musik techno 90-an, hingga deep house yang lebih elegan dan minimalis dari era modern.

Kali ini Cultura memberikan rekomendasi album electronic terbaru. Setiap album dalam daftar ini didedikasikan khusus untuk musik ambient atau instrumental yang pure electronic. Mulai dari album electronic yang bisa didengarkan untuk menemani rutinitas, hingga referensi album buat para pemula yang tertarik untuk menciptakan musik baru dari genre ini.

She’s Calling – Octo Octa

Highlight: UK rave, techno, breakbeats, old-school.

“She’s Calling” merupakan EP dari DJ dan produser, Maya Bouldry-Morrison, lebih dikenal dengan nama panggung Octo Octa. Masih setia dengan sounds old-school techno; “She’s Calling” terdiri dari 3 track instrumental yang akan membawa kita lebih dekat dengan alam semesta, melalui dimensi musik UK rave, upbeat dan mengandung banyak pola secara bertahap, namun tetap nyaman untuk didengar sebagai musik ambient yang santai.

Dibuka dengan “Goddess Calling” yang memperdengarkan musik drum and bass yang kuat, diselimuti dengan synthesizer yang lembut. Kemudian masuk ke track yang lebih upbeat, “Find Your Way Home”. Lalu ditutup dengan “Spell For Nature” yang lebih alternative, menutup album dengan nuansa yang lebih dreamy dengan sepenggal puisi tentang alam semesta.

Yellow River Blue – Yu Su

Highlight: experimental, techno, oriental music, tribal.

Sebagai musisi berdarah Tiongkok, Yu Su memasukan unsur budaya China ke dalam album terbarunya, “Yellow Blue River”. Konsep dan materi dalam album ini terinspirasi dari tour-nya di Cina pada 2019 lalu. Mulai dari Keifang yang merupakan kampung halamannya, hingga Tibet.

Mulai dari track seperti “Xiu” dan “Klien”, akan terdengar instrumen tradisional khas Cina yang dimasukan dalam komposisi techno yang experimental. Perpaduan antara musik electronic yang modern dengan unsur tradisional oriental terdengar balance dalam album “Yellow River Blue”.

Rebirth of Wonky – Cristian Vogel

Highlight: techno, experimental, anti-mainstream.

Cristian Vogel merupakan salah satu nama musisi terbaik dalam dunia musik experimental techno semenjak pertengahan tahun 90-an. “Rebirth of Wonky” menjadi album ke-25-nya yang akhirnya rilis tahun ini.

Terdiri dari 9 track terbaru, kebanyakan track terdengar sangat experimental dengan unsur-unsur sounds distorsi yang kasar dan suara static yang monoton.

Buat yang sedang mendalami genre electronic, atau mencari referensi musik-musik electronic yang pure dan raw sebagai dasar komposisi, “Rebirth of Wonky” bisa didengarkan untuk menstimulasi sense of music kalian akan musik electronic yang anti mainstream.

The Third Chimpanzee – Martin Gore

Highlight: experimental, modular-synthesizer, industrial, dark techno.

Buat yang sedang mencari referensi musik dengan instrumen modular-synthesizer, “The Third Chimpanzee” bisa menjadi album yang inspiratif dari Martin Gore. 5 track yang terkandung dalam album ini diberi judul berdasarkan nama-nama primata; “Howler”, “Mandrill”, “Capuchin”, dan “Vervet”.

Setiap track secara bertahap mengalami akselerasi dinamika dan mood yang kental dengan nuansa industrial dan dark electronic. Memperdengarkan suara murni dari instrumen modular-synth dan eksplorasi berlayer, sangat cocok dijadikan inspirasi untuk bereksperimen dengan instrumen musik electronic yang membutuhkan sense of music dan improvisasi kreatif untuk dimainkan.

I can’t go outside – Channel Tres

Highlight: house, funk, R&B, breakbeats, deep house.

“I can’t go outside” merupakan album yang dikerjakan oleh Channel Tres selama masa karantina pandemi. Tres mengungkapkan rasa rindunya dengan rutinitas normal sebelum dirinya tidak bisa keluar rumah. Mulai dari mengendarai mobil Chevy-nya, belanja perabotan baru di IKEA, atau sekedar main roller skate menuju Frankie Beverly.

Mendengarkan album “I can’t go outside” akan terasa seperti menikmati gaya hidup Tres sebagai warga Amerika-Afrika yang penuh gaya, berlenggang di jalanan Los Angeles dari pagi hingga petang.

Click to comment

Puka Beach Puka Beach

Rekomendasi Destinasi Liburan di Filipina

Travel

Julia Michaels Julia Michaels

Julia Michaels: Not in Chronological Order Album Review

Music

The Armed The Armed

The Armed: ULTRAPOP Album Review

Music

Young Stoner Life Young Stoner Life

Young Stoner Life: Slime Language 2 Compilation Album Review

Music

Advertisement
Cultura Live Session
Connect