Connect with us
woosah dipha barus
WOOSAH - Kolaborasi Matter Mos, Dhipa Barus feat. Candra Darusman

Cultura Lists

10 Lagu Musisi Dalam Negeri yang Rilis Tahun Ini

Di antara nama musisi yang merilis lagu bulan ini, ada juga pendatang baru.

Tak hanya film baru baik dalam maupun luar negeri yang rilis tahun 2019 ini, sederet musisi dalam negeri juga merilis karyanya. Ada yang duet, ada pula yang solo. Semua lagunya easy listening. Tak hanya musisi yang sudah punya nama saja, salah satunya adalah pendatang baru di blantika musik tanah air. Tapi tenang, kualitas suaranya tak main-main.

You (Beautiful) – Andrea Turk

Siapa Andrea Turk? Ia adalah musisi pendatang baru. Kedua orangtuanya adalah dokter tapi ia justru memilih berkarir di bidang musik. Hal ini tak mengherankan mengingat suaranya memang bagus dan lagu-lagu yang ia ciptakan juga terasa matang. Tak seperti seseorang yang coba-coba. Oh ya, Andrea juga masih satu silsilah keluarga dengan WR Soepratman. Mungkin ini pula alasan ia punya bakat musik ya? video klip You (Beautiful) ini ia tulis sendiri dan dibuat di dalam studio rumahnya. Coba dengar saja.

Outsider – Andrea Turk

Nah yang ini juga karya Andrea. Lagu ini katanya adalah apa yang ia rasakan ketika ikut kursus musim panas di Amerika. Namun lagunya sendiri cukup ceria, tidak sesendu judulnya. Video klipnya direkam atas bantuan adik dan ibunya. Sepertinya Andrea tidak mau setengah-setengah terjun ke dunia musik sehingga ia menyajikan lagunya di banyak platform musik digital. Tahun ini Andrea juga mengisi soundtrack untuk film yang dibuat oleh rumah produksi Raffi Ahmad, Rumput Tetangga (2019).

Read interview with Andrea Turk

Tak Ingin Pisah – Marion Jola dan Rizky Febian

Marion Jola kembali membuktikan eksistensinya sebagai jebolan Indonesian Idol dengan merilis lagu duet bersama Rizky Febian. Kita mungkin sudah biasa mendengar suara seksi Marion. Tapi tidak dengan Rizky. Chemistry mereka baik dalam video klip maupun ketika menyanyi sangat bagus. Rizky mampu menampilkan sisi seksinya sehingga terasa berbeda dengan kebiasaannya menyanyi. Bila Marion sudah terbukti kemampuannya bermusik melalui ajang pencarian bakat, tidak demikian dengan Rizky yang melakukannya secara otodidak. Kualitas keduanya membuat kita tak heran bila mereka punya banyak penggemar.

Whats Ur Problem – Ramengvrl

Indonesia tak cuma punya Rich Brian tapi juga Ramengvrl. Ia mengenal musik hip hop sejak SMA. Semakin beranjak dewasa, ia memiliki kekuatan lebih untuk menulis lagu ketika memiliki masalah dalam hidup. Ternyata pilihan Ramengvrl berkarir di bidang musik tak salah. Ia memberikan warna baru pada dunia musik kita, terutama hip hop dan rap. Kita menjadi lebih punya banyak pilihan dalam menikmati musik lokal. Pada Whats Ur Problem sendiri, Ramengvrl terlihat sangat badass dalam video klipnya.

Bad Minah – Ramengvrl feat. Hullera

Kali ini Ramengvrl berkolaborasi dengan musisi asal Malaysia, Hullera. Beberapa penggemar menyebut Hullera memiliki tipikal suara seperti Bhad Bhabie. Bad Minah merupakan satu dari enam lagu yang ada dalam mixtape No Bethany. Bukan tak mungkin melalui musik rap yang dibawakan Ramengvrl, rap akan lebih membumi lagi di Indonesia. Lirik Bad Minah sendiri sangat menarik karena sebagiannya menggunakan bahasa melayu.

Move! – Niki

Nampaknya kesuksesan Lowkey membuat Niki tak mau banyak beristirahat. Ia kembali merilis video klip bertajuk Move! yang tak kalah ciamik. Lagunya familiar dan terasa klasik. Cara Niki melafalkan “water” terasa enak sekali di telinga. Sepertinya tak ada lagu yang jelek atau membosankan dalam album Niki. Meski mungkin lagunya tidak cukup atraktif bagi pendengar dalam negeri, semoga saja Niki meraih kesuksesan di pasar internasional. Niki membuktikan bahwa ia bisa berkarya tanpa harus mengikuti pasar. Bisa dibilang lagu-lagu Niki sangat berbeda dibanding lagu musisi dalam negeri lain yang seusia. Ia mungkin tak sepopuler Raisa atau Isyana tapi kualitasnya tetap tak bisa dipandang sebelah mata.

Read more about Niki

Terambang – Vidi Aldiano

Ini adalah tahun kesepuluh Vidi Aldiano di blantika musik tanah air. Namun ia tetap sama. Lagu-lagunya sangat berciri khas. Sekali dengar kita akan tahu ini Vidi sekali. Lagu-lagu yang lembut, menyentuh hati, sekaligus enak di telinga. Terambang membuktikan Vidi masih eksis dan aktif berkarya meski sudah satu dasawarsa. Tak hanya lagunya, video klipnya juga indah.

Woosah – Dipha Barus

Kali ini Dipha Barus merilis lagu hasil kolaborasinya dengan Matter Mos dan Candra Darusman. Program kolaborasi ini dipayungi oleh Pon Your Tone, sebuah kelompok kolektif yang bergerak di bidang seni. Tujuannya adalah menyebarkan pesan kebaikan baik dalam bentuk audio maupun visual. Pon Your Tone sendiri sudah berkali-kali memayungi program kolaborasi Dipha Barus. Tentu saja karena Dipha Barus adalah salah satu pencetus dari Pon Your Tone. Woosah sendiri adalah lagu yang easy listening dan sudah menyentak kuping pendengar sejak intro.

Secukupnya – Hindia

Bila ingin mendengarkan lagu ini, sebaiknya kita melihat video klipnya. Ini bukan jenis video klip aestetik atau vertikal yang sedang hits digunakan para musisi. Videonya merupakan stok rekaman gambar sejak satu dasawarsa lalu. Tentunya terasa abstrak, seperti album foto yang tak punya benang merah. Tetapi di setiap scene-nya dibubuhi teks yang berisi kumpulan cerita. Sebagian cerita itu mungkin terasa menusuk. Semuanya memiliki satu tema besar yaitu keresahan. Hindia bukanlah band melainkan proyek solo vokalis grup rock Feast, Baskara Putra. Ia sudah lama ingin merilis karya solonya dan salah satunya adalah lagu ini. Liriknya sangat menarik. “Ambil sedikit tisu dan bersedihlah secukupnya….”

Takkan Kemana – The Overtunes

Grup band yang terdiri dari tiga bersaudara ini bisa dibilang cukup konsisten dan aktif dalam merilis karya. Band ini mulai terkenal sejak salah satu personelnya mengikuti ajang pencarian bakat di televisi pada 2013 lalu. Lagu ini sarat akan makna sentimental. The Overtunes mengatakan lagu ini muncul dari gambaran mengenai betapa bahagianya seseorang ketika menemukan cintanya dan bersyukur atas cinta itu. “Dan betapa bahagia kumelihatmu, senyumanmu, menemani hari-hariku… Takkan sama..”

Click to comment

Leave a Comment

Connect